Syarat Perjalanan Udara & Darat Selama Periode Nataru, Catat!

0

ihgma.com, Jakarta – Para pelaku perjalanan baik udara maupun darat dengan rute di dalam negeri diwajibkan untuk menyiapkan hasil rapid test antigen, kartu vaksinasi, hingga RT-PCR.

Hal ini tertuang dalam Surat Edaran (SE) 111/2021 tentang Pengaturan Mobilitas Masyarakat dengan Transportasi Udara Selama Periode Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 Dalam Masa Pandemi Covid-19.

Adapun aturan khusus syarat penerbangan selama periode natal dan tahun baru terhitung sejak 24 Desember hingga 2 Januari 2022.

“Bagi masyarakat yang belum mengikuti vaksinasi Covid-19 dosis lengkap dipastikan tidak bisa melakukan penerbangan selama periode Natal dan Tahun Baru, kecuali memiliki alasan medis yang lengkap,” tulis SE tersebut.

Dalam aturan itu dijelaskan bahwa penumpang pesawat dari dan ke daerah di Pulau Jawa dan Bali serta perjalanan antar kabupaten atau antar kota di Pulau Jawa dan Bali harus menunjukkan bukti sudah mendapatkan vaksin minimal dosis pertama.

Selain itu, penumpang juga wajib memberikan bukti negatif covid-19 dengan tes RT-PCR yang sampelnya diambil maksimal 3×24 jam sebelum keberangkatan.

Kemudian, bagi penumpang yang sudah mendapatkan vaksin dosis kedua, maka dapat menunjukkan bukti negatif covid-19 dengan rapid test antigen yang sampelnya diambil maksimal 1×24 jam sebelum keberangkatan.

Begitu juga dengan penumpang pesawat dengan perjalanan antar kabupaten atau antar kota di luar Pulau Jawa dan Bali. Mereka wajib menunjukkan kartu vaksin dengan minimal dosis pertama dan hasil negatif tes RT-PCR.

Sementara, penumpang bisa menunjukkan hasil negatif dengan rapid test antigen jika sudah mendapatkan vaksin dosis kedua.

Terakhir, pemerintah mengecualikan kewajiban menunjukkan kartu vaksin untuk penumpang berusia di bawah 12 tahun, pelaku perjalanan kendaraan logistik dan transportasi barang lainnya di luar Jawa dan Bali, serta pelaku perjalanan dengan kondisi kesehatan khusus seperti dilansir CNBC Indonesia.

Adapun khusus penumpang moda transportasi perintis di wilayah perbatasan dan daerah 3T (tertinggal, terdepan, terluar) tidak dikenakan syarat tertentu untuk melakukan penerbangan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.