Kebijakan Golden Visa Diharapkan Dukung Perekonomian Nasional Melalui Investasi
ihgma.com, Denpasar – Kebijakan pemberian Golden Visa telah mulai diberikan bagi warga negara asing (WNA) berkualitas.
Kebijakan ini bertujuan mendukung perekonomian nasional dengan meningkatnya investasi di negara ini. Khususnya bagi Bali, diharapkan terbukanya ruang investasi ini nantinya tidak sampai merusak lingkungan, budaya dan agama.
Hal tersebut diungkapkan oleh Pengamat Ekonomi, Prof. Dr. Ida Bagus Raka Suardana, SE., MM. mengatakan, tentunya kebijakan pemberian Golden Visa ini memberi dampak positif bagi perekonomian nasional, termasuk Bali.
“Tujuan awalnya ini memberikan kesempatan bagi mereka yang punya uang berinvestasi. Ini kan tujuannya agar investor asing yang punya talenta bisnis bisa tinggal, sehingga bisa melihat peluang,” jelasnya seperti dikutip dari Tribun Bali, Sabtu 9 September 2023.
Jika penerapan Golden Visa berjalan dengan baik, lanjut Prof Raka, tentu berdampak postif. Asalkan investasi yang dilakukan tidak merusak lingkungan, budaya dan agama yang merugikan.
“Misalnya investasinya tentang digitalisasi yang dikembangkan di sini kan bagus. Namun jika investasinya membangun resort, menghabiskan lahan. Itu kan ga bagus-bagus amat,” imbuhnya.
Kemungkinan tersebut, kata Guru Besar Universitas Pendidikan Nasional ini, bisa saja timbul dari pemberian Golden Visa ini.
Dengan itu, menurutnya harus benar-benar diperhatikan pemberian Golden Visa tersebut. Demikian juga wisatawan atau perorangan yang diberikan Golden Visa ini, juga tidak begitu berdampak positif jika tinggalnya di villa yang tidak berizin atau tidak bayar pajak.
Hal ini harus diwaspadai, karena tinggal WNA cukup lama yaitu 5-10 tahun di Indonesia, sehingga bisa saja tidak mencari tempat tinggal yang diharapkan. Terlebih jika transaksi atau uang yang dibelanjakan di dalam negeri juga sedikit.
“Pada dasarnya konsep Golden Visa ini bagus, karena beberapa negeri sudah berhasil, investasi banyak masuk, namun jangan sampai merusak lingkungan,” tutupnya.