Lebih dari 118 Negara Izinkan Turis Asing Tak Divaksinasi COVID-19
ihgma.com – Pandemi COVID-19 yang pecah pada awal 2020 kini telah melandai. Hal ini membuat banyak negara berlomba untuk membuka pembatasan perjalanan mereka. Kebijakan ini penting untuk membantu membangkitkan sektor-sektor terdampak di negaranya.
Pencabutan pembatasan perjalanan juga diharapkan mampu untuk menghidupkan kembali pariwisata global dan tentunya ekonomi lokal.
Setidaknya ada lebih dari 118 negara yang kini siap menyambut para turis tanpa ada pembatasan perjalanan COVID-19, termasuk memperbolehkan turis asing yang tak divaksinasi COVID-19 masuk ke negara mereka.
Di antara negara-negara yang telah melonggarkan kebijakan kedatangan tersebut adalah Kanada, Jepang, Bhutan, Selandia Baru, dan Bahama.
Sebaliknya, masih ada negara yang belum membuka untuk turis yang tidak divaksinasi COVID-19 seperti Amerika Serikat, China, Indonesia, dan Filipina.
Perkembangan Perjalanan Internasional Pascapandemi
Melansir Kumparan dari Times of India, pencabutan pembatasan perjalanan terkait COVID-19 merupakan pengakuan bahwa saat ini dunia sedang berada di fase baru pandemi, serta diharapkan semuanya menjadi lebih stabil.
Mengacu pada perkembangan baru ini, para ahli berpandangan bahwa ada pemahaman yang lebih dalam tentang virus COVID-19. Selain itu, para turis juga kini lebih percaya diri dalam melakukan perjalanan mereka.
Namun, sisi negatif dari semua ini adalah kenaikan harga tiket pesawat. Harga tiket pesawat meroket karena kenaikan permintaan yang tiba-tiba, meskipun hal itu tidak menyurutkan minat para turis untuk melakukan perjalanan.
Disebutkan pula, sektor perjalanan dan pariwisata global diproyeksikan akan kembali ke tingkat prapandemi pada 2023 mendatang.