Labuan Bajo ‘Didandani’ untuk Bersiap Jadi Destinasi Wisata Kelas Dunia

0

ihgma.com – Direktur Utama Badan Otoritas Pariwisata Labuan Bajo Flores (BPOLBF), Shana Fatin, mengungkapkan investasi untuk pembangunan hotel bintang 4-5 di Labuan Bajo, Kabupaten Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur (NTT), akan dihentikan pada Oktober 2022.

“Sekarang sudah ada moratorium kalau tahun 2022 pembangunan hotel bintang 4 maupun bintang 5 akan dihentikan pada bulan Oktober,” kata Shana Fatin, seperti yang dikutip Kumparan dari Antara, Jumat (10/12).

Pengembangan aspek hospitality di Labuan Bajo akan fokus pada hotel bintang 3 dan rumah penginapan (homestay), agar diharapkan usaha masyarakat setempat seperti homestay atau hotel kecil bisa terus meningkat untuk pertumbuhan perekonomian.

Labuan Bajo
Sejumlah kapal wisata pinisi lego jangkar di Dermaga Labuan Bajo, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur, Jumat (30/7/2021). Foto: Muhammad Adimaja/ANTARA FOTO

 

“Jadi masyarakat bisa menikmati ‘kue’ dari pengembangan pariwisata kita di Labuan Bajo,” tambah Shana Fatin.

Dalam pengembangan tersebut juga termasuk pembangunan tempat wisata yang sedang dilakukan, seperti water front city, kawasan Puncak Waringin, wisata Batu Cermin, maupun fasilitas baru di Pulau Rinca.

“Upaya ini merupakan salah satu usaha menjadikan Labuan Bajo sebagai destinasi wisata yang berkualitas premium, berkelanjutan, dan berkelas dunia,” katanya.

Pulau Komodo
com-Pulau Komodo Foto: Shutterstock

 

Shana Fatina menambahkan pengembangan Labuan Bajo akan didorong terus untuk menyambut kegiatan besar, yaitu Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) G-20 dan ASEAN Summit 2023 mendatang.

“Jadi Labuan Bajo terus didandani, sehingga lebih siap untuk menjadi destinasi wisata premium berkelas dunia,” katanya.

Labuan Bajo kini menjadi salah satu destinasi wisata super prioritas di Indonesia dengan wisata unggulan Taman Nasional Komodo.

Leave A Reply

Your email address will not be published.