Karyawan Pariwisata di Tabanan Dilatih Penanganan Kebakaran, Akomodasi Wisata Wajib Sediakan APAR

0

ihgma.com, Tabanan – Polsek Selemadeg Timur bekerjasama dengan instansi terkait yakni Bidang Kebakaran Satpol PP Tabanan menggelar pelatihan atau simulasi penanganan kebakaran bagi para karyawan pariwisata di wilayahnya, Kamis 13 Januari 2022.

Mengingat di wilayah Selemadeg Timur ini terdapat banyak vila dan resto serta akomodasi pariwisata lainnya. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman, serta meningkatkan kesiagaan para pekerja pariwisata jika terjadi peristiwa kebakaran.

Menurut Kapolsek Selemadeg Timur, AKP Ni Luh Komang Sri Subakti, pihaknya menggagas pelatihan dan simulasi penanganan kebakaran ini untuk memberikan edukasi, pemahaman kepada seluruh pelaku pariwisata untuk tetap siaga jika terjadi peristiwa kebakaran seperti dilansir Bali Tribun.

Apalagi di wilayahnya, terdapat sejumlah vila atau akomodasi pariwisata lainnya yang wajib mendapat pelatihan tersebut.

“Untuk pelatihan ini kami berikan kepada seluruh karyawannya. Sehingga intinya, diharapkan para pengelola maupun pekerja vila memiliki respons cepat dan tepat dalam menanggulangi kebakaran pada tahap awal sambil menunggu datangnya bantuan dari Bidang Pemadam Kebakaran,” jelas AKP Sri Subakti usai memberikan pelatihan di Vila Uma datu, Desa Megati Kecamatan Selemadeg Timur.

Suasana saat karyawan vila mendapat pelatihan dan simulasi penanganan kebakaraan di sebuah vila Umadatu di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Kamis 13 Januari 2022. istimewa Polsek Seltim
Suasana saat karyawan vila mendapat pelatihan dan simulasi penanganan kebakaraan di sebuah vila Umadatu di Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan, Kamis 13 Januari 2022. istimewa Polsek Seltim

 

Dia melanjutkan, pelatihan ini juga merupakan salah satu bentuk dari kegiatan setelah pembentukan asosiasi vila di wilayah setempat untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada wisatawan. Meskipun saat ini kondisi masih belum normal, namun pelatihan ini juga merupakan persiapan untuk menyambut ketika sektor pariwisata kembali bangkit.

“Artinya kita bisa memberikan rasa aman dan nyaman kepada tamu kita yang datang. Terlebih saat kebakaran, bisa melakukan penanganan dengan baik di awal,” tegasnya.

Menurutnya, pelatihan ini bukan hanya untuk penanganan kebakaran saja dengan menggunakan APAR (alat pemadam api ringan) saja. Pelatihan juga mencakup standard keamanan dan kenyamanan lainnya. Seperti pemanfaatan life jacket dan sarana penunjang keselamatan lainnya terutama di akomodasi yang memiliki kolam renang.

“Tentunya selain pelatihan kita juga langsung laksanakan simulasinya. Agar pelatihan ini bisa praktek langsung sehingga mengetahui langkah-langkah yang dilakukan ketika penanganan kebakaran,” ungkapnya.

“Intinya semua saling bekerja sama saja. Untuk dari kami ada Bhabinkamtibmas yang bisa diajak koordinasi dan kerjasama dengan masyarakat,” tandasnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.