Progres Pembangunan Pelabuhan Sanur 93 Persen, Komisi V DPR RI Harap Bisa Berdampak pada Masyarakat

0

ihgma.com, Denpasar – Sampai saat ini progres pembangunan pelabuhan Sanur secara kumulatif sudah mencapai 93 persen. Progres ini lebih maju 4 persen lebih dari progres yang telah ditetapkan yakni 88,9 persen.

Hal tersebut diungkapkan oleh Direktur Kepelabuhan Kemenhub, Subagiyo saat menerima kunjungan Komisi V DPR RI, Kamis 15 September 2022 di Sanur.

“Progres ini mengalami deviasi atau maju dari rencana sebesar 4 persen. Karena sesuai rencana pada saat ini harusnya progres baru mencapai 88,9 persen. Jadi proyek ini mengalami kemajuan yang signifikan,” kata Subagiyo seperti dilansir Tribun Bali.

Ia mengatakan proyek ini digarap mulai tahun 2020 dengan anggaran Rp 19 miliar. Selanjutnya pada tahun 2021 sebesar Rp 100,4 miliar. Kemudian pada tahun 2022 ini sebanyak Rp 150 miliar. Serta untuk tahun 2023 kembali dianggarkan sebesar Rp 87,79 miliar.

Ilustrasi pelanuhan Sanus Desain Pelabuhan Sanur Berbentuk Perahu Cadik
Ilustrasi pelanuhan Sanus Desain Pelabuhan Sanur Berbentuk Perahu Cadik

Dirinya mengatakan, pelabuhan ini akan mampu menampung sebanyak 26 fastboat yang sandar.

“Pelabuhan ini akan menampung 26 kapal sandar, dengan jenis kapal wisata dan bobot maksimal 116 GT,” katanya.

“Pelabuhan ini akan menampung 26 kapal sandar, dengan jenis kapal wisata dan bobot maksimal 116 GT,” katanya.

Dengan adanya pelabuhan ini akan menjadi penghubung sejumlah tempat wisata di Nusa Penida, Nusa Lembongan, serta Nusa Ceningan. Sementara itu, Wakil Ketua Komisi V DPR RI, Ridwan Bae mengatakan mengatakan kunjungannya ini merupakan tindak lanjut dari kunjungannya tahun 2019 lalu.

“Tahun 2019 masih kosong, dan waktu itu penumpang yang mau ke Nusa Penida masih basah-basahan, sekarang sudah bagus desainnya,” katanya.

Ia berhadap penyelesaian pelabuhan ini bisa dipercepat sehingga bisa menunjang penumpang yang akan menyeberang ke Nusa Penida. Apalagi dengan adanya perhelatan G20, pelabuhan ini juga diharapkan bisa menjadi salah satu penunjang.

“Dalam waktu dekat akan ada pelaksanaan Presidensi G20 sehingga para delegasi bisa memanfaatkan pelabuhan ini ketika mereka akan melakukan kunjungan ke objek wisata di Bali,” katanya.

Ia juga berharap dengan pelabuhan baru bisa meningkatkan jumlah penumpang yang awalnya 1 juta per tahun bisa naik menjadi 2 juta per tahun sesuai dengan target yang dicanangkan. Pihaknya juga berharap bisa memberikan dampak ekonomi terhadap masyarakat sekitar.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.