ihgma.com, Badung – Tingkat kunjungan wisatawan ke Bali disinyalir menurun drastis pada Bulan Ramadhan 2022 ini. Hal itu lantaran banyak wisatawan memilih bertemu keluarga, dan juga menunaikan ibadah puasa bersama.
Kondisi itu diakui oleh Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung. Pasalnya dilihat dari data penerbangan domestik, jumlah kunjungan semakin menurun.
“Kita akui, mulainya bulan suci Ramadhan kunjungan justru menurun mencapai 40 sampai 50 persen,” kata Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya seperti dikutip Tribun Bali, Kamis 14 April 2022.
Menurutnya, saat ini angka kunjungan wisatawan domestik yakni 6 Ribu perhari. Kendati demikian sebelumnya kunjungan wisatawan domestik bisa mencapai 13 Ribu.

“Penurunan ini mungkin karena bulan puasa, dan masyarakat ingin bersama keluarganya,” ungkapnya.
Kendati demikian, menurutnya wisatawan akan kembali menggeliat setalah puasa atau pada Hari Raya Idul Fitri dan libur sekolah. Bahkan dirinya pun berharap, kunjungan biasa di angka 15 ribu bahkan sampai 20 ribu hingga akhir tahun.
“Jadi biasanya trennya begitu, jika nanti tembus 15 ribu untuk wisatawan domestik dan mancanegara kunjungannya 5 ribu perhari, maka tingkat hunian hotel baru mencapai 40 persen,” jelasnya.
Dijelaskan, untuk wisatawan mancanegara, pada Bulan Mei, Juni dan Juli dipastikan kunjungannya akan meningkat.
Pasalnya sudah terkonfirmasi ada 19 pesawat berencana akan turun ke Bali. Sayangnya Suryawijaya tidak menyebutkan pesawat apa yang akan turun ke Bali.

“Kita lihat saja nanti, semoga pesawat dari luar mengajak wisatawan yang jumlahnya lumayan. Sehingga tingkat hunian hotel di Bali bisa meningkat,” imbuhnya.
Seperti diketahui, untuk menunjang pemulihan pariwisata di Bali beberapa hotel khususnya di Badung mulai melakukan promosi pariwisata. Bahkan harga hotel yang ditawarkan pun jauh di bawah dari harga semula.
Rata-rata kini hotel di Bali melakukan promo sebesar 50 persen dari harga normal. Hal itu pun dilakukan untuk membantu pemulihan ekonomi. Selain itu untuk meningkat jumlah hunian hotel atau tingkat okupansi hotel di Bali.
“Jadi kita sudah lakukan promo dari hotel buka. Namun kini jelang Lebaran kembali dilakukan,” ujar I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya
Dijelaskan promo dilakukan, karena bekerja sama dengan travel termasuk Penerbangan atau Airline. Sehingga akan diberikan harga khusus untuk meningkatkan kunjungan ke Badung.
“Jadi Air Line kan juga memberikan harga khusus. Seperti dari Australia, penerbangannya kan dekat hanya 3 jam, sehingga ada harga promo,” jelasnya.