Penumpang Tujuan Padang Bai ke Gili Terawangan Meningkat Jelang Nataru
ihgma.com, Amlapura – Jumlah penumpang fastboat dari Dermaga Rakyat Padang Bai, Kecamatan Manggis, Karangasem ke Gili Terawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB) meningkat menjelang Natal dan Tahun Baru (Nataru).
Penumpang yang menyeberang mencapai 700 – 1.000 orang per harinya. Kepala Kesyahbandar Otoritas Pelabuhan (KSOP) Padang Bai, Ni Luh Putu Eka Suyasmin mengatakan, penumpang yang menyeberang didominasi wisatawan mancanegara (wisman).
Sedangkan lokal kebanyakan menggunakan kapal ferry dari Pelabuhan Padang Bai ke Pelabuhan Lembar.
“Penumpang yang menyeberang ke Gili Terawangan tujuannya berlibur menjelang nataru. Tapi masih didominasi wisatawan mancanegara,”jelas Ni Luh Putu Eka Suyasmin seperti dilansir Tribun Bali, Selasa 20 Desember 2022.

Tribun Bali/Saiful Rohim
Tanggal 18 Desember 2022, kata Suyasmin, penumpang yang menyeberang menggunakan fastboat dari Padang Bai menuju Gili Terawangan sekitar 727 orang. Sedangkan penumpang yang turun di Padang Bai sebanyak 583 orang. Angka ini meningkat drastis dibandingkan Tahun 2021.
“Tahun 2021 sepi. Penumpang hanya puluhan. Mungkin karena pandemi,”kata Ni Luh Putu Eka Suyasmin.
Fastboat yang beroperasi di Dermaga Rakyat Padang Bai jelang nataru sebanyak 14 unit. Dan trip penyeberangan sekitar 10 kali per hari.
Trip penyeberangan bisa ditambah seandainya ada lonjakan penumpang. Tergantung situasi kondisi. Biasanya lonjakan penumpang di Dermaga Rakyat Padang Bai terjadi saat H-3 nataru. Untuk penumpang yang naik kapal ferry di Padang Bai juga mengalami peningkatan hingga 1 persen lebih.
Di tanggal 18 Desember 2022, jumlah penumpang yang naik ferry sebanyak 1.424 orang. Sedangkan penumpang turun sekitar 1.186 orang. Meliputi penumpang pejalan kaki, pengendara roda dua, dan pengendara roda empat.
“Penumpang kapal ferry meliputi pejalan kaki, pengendara sepeda motor, pengendara mobil, dan lainnya. Kapal ferry yang siap untuk beroperasi sebanyak 23 unit, dan 12 trip penyeberangan,”tambah Ni Luh Putu Eka Suyasmin.
Selain di Padang Bai, lonjakan penumpang tujuan Gili Terawangan juga terjadi di Dermaga Rakyat Amed, Purwakerti, Kecamatan Abang, Karangasem, Bali. Jumlah penumpang yang menyeberang dari Amed per tanggal 18 Desember 2022 sebanyak 62 orang, sedangkan yang turun di Dermaga Rakyat Amed sekitar 21 orang.
“2021 penumpang dari jalur Amed tidak ada, nihil. Sekarang mulai ada penumpang. Fastboat yang operasi sekitar 3 unit. Persentase pertumbuhan penumpang di Amed hampir mencapai 60 persen lebih,”tambah Ni Luh Putu Eka Suyasmin, pejabat asal Kabupaten Tabanan.
Untuk cuaca dan gelombang di sekitar Selat Lombok kondisinya masih bersahabat. Kapal ferry, fastboat, dan perahu nelayan masih bisa beroperasi seperti biasanya.
Para nelayan juga masih tetap turun melaut saat pagi untuk menangkap ikan. Sedangkan kapal lain juga tetap berlayar.