Melihat Tren Pariwisata Global di 2022

0

ihgma.com –  Walaupun lajunya masih naik-turun diakibatkan pandemi Covid-19, sektor pariwisata dunia kini juga sudah mulai beradaptasi dengan menyesuaikan peraturan penangan Covid-19 di berbagai negara.

Menjelang 2022, tentu saja para pelaku pariwisata berharap industri pariwisata akan lebih cerah dan melonjak di tahun depan. Melansir Industry dari laman Times of India, Kamis (30/12/2021), berikut ini sederet tren pariwisata global di 2022.

Pekerjaan

Sekarang sebagian besar perusahaan di seluruh dunia telah menerima konsep kerja dari rumah, permintaan untuk pekerjaan akan meningkat tahun depan. Fleksibilitas pekerjaan jarak jauh dengan perjalanan liburan diperkirakan akan naik sebesar 40 persen.

Destinasi yang belum dijelajahi dan tersembunyi

Pergeseran besar lainnya dalam perjalanan, menurut para ahli, akan terlihat pada wisatawan yang tertarik untuk menjelajahi tujuan tersembunyi yang belum dijelajahi pada tahun 2022. Orang akan lebih suka mengunjungi tempat-tempat yang tidak pernah terdengar atau jarang diketahui.

Pilihan perjalanan berkelanjutan

Orang-orang telah menyadari pentingnya perjalanan yang berkelanjutan. Pandemi telah membuat orang berhati-hati tentang alam dan signifikansinya dalam jangka panjang, sehingga wisatawan diharapkan untuk memesan opsi perjalanan yang lebih berkelanjutan tahun depan.

Tidak ada pemesanan offline

Di era pra-pandemi, orang cenderung memesan tiket mereka jauh sebelumnya. Dari pemesanan penerbangan hingga pemesanan hotel, semuanya dilakukan berbulan-bulan sebelumnya, dan pastinya yang hemat biaya. Sekarang, tren ini telah menjadi sesuatu dari masa lalu. Wisatawan tidak akan lagi memesan tiket atau hotel terlebih dahulu karena lockdown dan pembatalan penerbangan dapat terjadi kapan saja.

Memilih destinasi alam

Sejak pandemi dimulai, orang-orang sebagian besar berada di dalam ruangan. Tapi sekarang, dengan vaksinasi dan suntikan booster, wisatawan berharap untuk hari-hari perjalanan yang lebih baik pada tahun 2022. Permintaan untuk tujuan alam diperkirakan akan meningkat karena orang-orang telah jenuh setiap hari berada di dalam ruangan.

Homestay untuk staycation

Pakar perjalanan juga berharap bahwa mengingat situasi saat ini, permintaan untuk homestay juga akan meningkat tahun depan, dengan semakin banyak orang ingin bepergian dengan aman dan tinggal di tempat yang lebih kecil dengan lebih sedikit bertemu dengan orang lain.

Digitalisasi

Teknologi telah mengubah gaya hidup orang dalam setiap aspek dan perjalanan tidak berbeda. Dari memesan tiket hingga memilih hotel, pandemi ini telah mempercepat kehidupan orang secara digital. Perjalanan virtual juga diharapkan di tahun depan.

Pariwisata karavan

2022 mungkin juga melihat peningkatan permintaan untuk pariwisata kafilah. Apalagi setelah pandemi, orang ingin bepergian dengan aman, jauh dari bus dan kereta api yang ramai, dan tinggal di rumah (karavan) yang jauh dari rumah.

Leave A Reply

Your email address will not be published.