Kanwil Kemenkumham NTB Beri Konsultasi Hukum Gratis untuk Turis Asing
ihgma.com, Jakarta – Kantor wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia Nusa Tenggara Barat (NTB) secara serentak hari ini, Sabtu, 11 Februari 2023 memberikan layanan konsultasi hukum kepada masyarakat di enam titik Gili Trawangan, Pulau Maringkik, Pulau Bungin, Kecamatan Sekongkang, Sila dan Lakey. Dengan tajuk Kumham bergerak.
Layanan konsultasi tersebut dilakukan dengan mendatangi langsung lokasi atau tempat warga. Selain itu, mereka juga memberikan penyuluhan hukum, layanan administrasi hukum umum (AHU), layanan kekayaan intelektual (KI) dan pelayanan keimigrasian.
Kepala Kantor Wilayah Kemenkumham NTB Romi Yudianto menyatakan kegiatan ini merupakan inovasi yang dilakukan Kantor Wilayah Kemenkumham NTB dalam memberikan pelayanan secara langsung ke tengah masyarakat. Program ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan sepanjang tahun 2023.
Apalagi NTB merupakan destinasi pariwisata super prioritas yang ditetapkan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).
“Kami mendukung kebijakan Presiden RI Joko Widodo menggelorakan kembali pariwisata dan meningkatkan gairah investasi agar terus berkembang,” kata Romi dalam keterangan seperti dilansir Tempo. Dalam pelayanan tersebut, para turis asing juga bisa melakukan pengurusan perpanjangan izin tinggal.
Kegiatan itu mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Seperti di Giri Terawang, belasan warga negara asing tertib mengantri di booth perpanjangan surat izin tinggal yang dipasang Kantor Imigrasi Mataram. Mereka dengan tertib menunggu giliran untuk proses biometrik (sidik jari dan foto). “Wah layanan ini sangat membantu kami, saya tidak perlu jauh jauh ke Mataram untuk perpanjang Kitas,” ujar Gemma Claire. Wanita asal Inggris ini adalah satu dari 13 WNA yang memperpanjang izin tinggal.
Begitu juga dengan Rene Flissakowski, warga negara Jerman yang memanfaatkan layanan konsultasi hukum. Pria yang sudah 20 tahun menetap di NTB ini berkonsultasi bagaimana caranya dia menjadi warga negara Indonesia. “Saya suka Indonesia, NTB makanya saya disini sejak 2003,”ucapnya.