Hotel di Lombok Diduga Tak Bisa Tampung Tamu MotoGP, Turis Dialihkan ke Bali

0

ihgma.com, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif akan mengalihkan akomodasi penonton MotoGP ke Bali jika kapasitas hotel di Lombok tak cukup menampung jumlah turis. Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno menyebut kementeriannya akan menyiapkan shuttle hingga commuter flight untuk mengangkut penonton dari Bandara Internasional Ngurah Rai Bali ke Bandara Internasional Lombok.

“Secara teknis kami akan menyiapkan akomodasi ini bisa menampung para pengunjung MotoGP, namun dipastikan bahwa sebagian penonton akan memilih tinggal di Bali dan mengambil shuttle tiap hari menuju MotoGP. Ini akan kami fasilitasi,” ujar Sandiaga seperti dilansir Tempo, Sabtu, 8 Januari 2022.

Adapun Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif memproyeksikan penonton yang berasal dari luar negeri dan domestik untuk gelaran balap MotoGP mencapai 100 ribu orang. Sedangkan total akomodasi hotel, penginapan, hingga desa wisata di Lombok hanya 23 ribu unit per Desember 2021.

oto: Menparekraf, Sandiaga Uno saat pembukaan JaKreatiFest 2021.
oto: Menparekraf, Sandiaga Uno saat pembukaan JaKreatiFest 2021. (Tangkapan Layar Youtube BI Jakarta)

 

Sandiaga menyebut pihaknya akan dibantu oleh Kementerian Perhubungan untuk menyiapkan akses transportasi wisatawan yang berasal dari luar Pulau Lombok untuk menonton balap internasional itu. Selain Bali, wisatawan disinyalir akan menyebar di daerah sekitar Pulau Lombok, seperti Sumbawa hingga Labuan Bajo.

Di sisi lain, Sandiaga menyatakan timnya sedang melakukan pemetaan dan inventarisasi ketersediaan akomodasi di Lombok, termasuk Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno, untuk meningkatkan kapasitas kamar. Pemerintah, tutur dia, akan mendorong pembukaan homestay di rumah-rumah penduduk agar bisa menampung wisatawan sekaligus meningkatkan perekonomian lokal.

“Ketersediaan kamar akan kami update dengan asosiasi dan pemerintah daerah dan memastikan apa skema yang perlu disusun. Kami menyiapkan agar masyarakat memanfaatkan rumahnya menjadi homestay,” ujar Sandiaga.

Selain itu, Kementerian Pariwisata bakal bekerja sama dengan pelaku industri kegiatan luar ruangan atau outdoor, seperti Eiger, untuk menyiapkan tenda-tenda di berbagai titik yang akan disulap menjadi glamping. Selanjutnya sebagian wisatawan akan diarahkan untuk menginap di kapal-kapal pesiar yang bakal bersandar di dermaga Pelabuhan Lombok.

Sandiaga meyakini penumpukan akomodasi tidak akan terjadi dalam satu waktu yang sama. “Kami memang mendapatkan berita bahwa tiket MotoGP sudah laris terjual. Namun 100 ribu (pembeli tiket) itu tidak hadir di hari yang sama dan masing orang tidak tidur di satu kamar saja,” ujar Sandiaga.

Sejumlah online travel agent atau OTA sudah mulai menjual tiket menonton perhelatan balap internasional MotoGP yang akan dilaksanakan di Mandalika pada 18-20 Maret 2022. Salah satunya Tiket.com.

“Sebagai mitra resmi untuk aplikasi tiket dan travel MotoGP, kami siap menyediakan akses bagi masyarakat menyaksikan langsung ajang MotoGP,” ujar Co-Founder Tiket.com Gaery Undarsa.

Gaery mengatakan tiket menonton MotoGP telah tersedia di aplikasi dan situs Tiket.com mulai dari 6 Januari. Ada berbagai pilihan tiket yang disediakan, yaitu daily pass atau harian hingga terusan tiga hari.

Tiket harian MotoGP dipatok mulai Rp 115 ribu. Sedangkan tiket terusan dijual sampai paling mahal Rp 10 juta. Harga termahal ini untuk kelas royal box atau deluxe.

Leave A Reply

Your email address will not be published.