Cegah Rasisme, Airbnb Bakal Sembunyikan Nama Tamu

0

ihgma.com – Tindakan rasisme yang terjadi di Amerika Serikat (AS) membuat Airbnb mengambil langkah tegas. Untuk meminimalisir hal tersebut, salah satu situs penyedia layanan penyewaan penginapan terbesar dunia tersebut bakal meluncurkan program baru.

Dilansir  Kumparan dari Travel and Leisure, Airbnb bakal menyembunyikan nama tamu untuk mencegah tindakan rasisme antar-tamu atau pengelola penginapan. Sebagai gantinya, nama-nama tamu ‘potensial’ tersebut diganti dengan inisial.

Aturan ini dibuat untuk mencegah bias rasial. Kebijakan tersebut akan diujicobakan untuk penduduk negara bagian Oregon, AS, dan bakal diterapkan sepenuhnya pada 31 Januari 2022 mendatang.

Tuan rumah hanya dapat melihat nama lengkap tamu yang setelah pemesanan dikonfirmasi. Kebijakan tersebut akan tetap berlaku setidaknya selama dua tahun.

Ilustrasi Memesan Penginapan di AirBnB
Ilustrasi Memesan Penginapan di AirBnB Foto: Shutter Stock

 

“Airbnb tidak menoleransi diskriminasi, dan kami telah mengambil sejumlah langkah untuk membantu memerangi bias,” tulis pernyataan resmi Airbnb.

Tamu Airbnb Mengalami Tindakan Rasisme

Airbnb mengatakan kebijakan ini merupakan tindak lanjut dari kesepakatan penyelesaian sukarela pada 2019 dengan penduduk Oregon. Mereka menyampaikan kekhawatirannya tentang cara nama tamu yang ditampilkan ketika memesan penginapan.

Gugatan itu diajukan oleh tiga tamu kulit hitam yang berpendapat Airbnb mengizinkan tuan rumah melakukan diskriminasi ke pelanggan berdasarkan ras.

Akibat hal tersebut, perusahaan mengatakan akan menjadikan kasus ini sebagai pelajaran untuk kebijakan baru memerangi tindakan rasisme. Walau demikian, Juru bicara Airbnb Liz DeBold Fusco, mengatakan bahwa program tersebut hanya dilakukan secara terbatas di Oregon.

Cara Airbnb Cegah Rasisme

Selain menyembunyikan nama tamu, Airbnb mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan upaya tambahan dengan mengubah tampilan foto profil untuk mendorong pemesanan yang lebih objektif.

Ilustrasi penginapan
Ilustrasi penginapan Foto: Shutter Stock

 

Mereka juga meluncurkan ‘Project Lighthouse’, sebuah upaya penelitian yang bertujuan menginformasikan cara terbaik untuk membantu memerangi diskriminasi dan bias rasial, baik tamu yang kulit hitam dan orang kulit berwarna lainnya saat menggunakan Airbnb.

“Kendati kami telah membuat kemajuan, masih banyak yang harus kami lakukan dan terus bekerja sama dengan tuan rumah dan tamu kami, serta dengan para pemimpin hak-hak sipil untuk membuat komunitas kami lebih inklusif,” lanjut Airbnb.

Ini bukan pertama kalinya Airbnb mengubah kebijakannya. Misalnya, pada tahun 2019, Airbnb telah menerapkan aturan yang lebih ketat pada pesta di tempat penyewaan, setelah insiden penembakan fatal di salah satu properti yang ada di California.

Untuk mencegah hal tersebut terulang kembali, Airbnb akhirnya menerapkan aturan tersebut hingga hari ini.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.