Bila Tak Ada Respons Surat Terbuka & Wisman Belum Datang per Desember, Forum Bali Bangkit Akan Demo

0

ihgma.com, Denpasar –  Forum Bali Bangkit masih menunggu pemerintah pusat merespons surat terbuka yang sempat dikirimkan pada, Jumat (19 Oktober 2021) lalu. IB Agung Partha Adnyana selaku Ketua Bali Tourism Board (BTB) mengatakan hingga kini belum ada respons terkait surat tersebut.

“Sampai saat ini sejak 3 minggu lalu kita mengeluarkan surat terbuka belum ada respons dari pusat. Sudah ada koordinasi-koordinasi kecil, mungkin pemerintah sedang berpikir karena kita masih konsisten berjuang mengenai surat yang kita bawa ke Jakarta,” katanya.

Saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi dengan seluruh stakeholder pariwisata yang ada di Bali. Dan ia akan melihat efektivitas dari surat terbuka ini hingga Desember 2021 akhir ini. Bahkan jika tidak ada perubahan, ia mengatakan akan melakukan aksi demo atau turun ke jalan.

“Sekarang ini kan tadi kita berkoordinasi kita liat efektivitas ini kita sampaikan juga ini harus ada limitnya dan kita sudah sampaikan kepada teman-teman kalau memang tidak ada respons, kemungkinan Januari kita akan ada aksi semacam demo. Masih kita cari hari baiknya,” jelasnya.

Tuntutannya yakni terkait kebijakan pariwisata. Karena memang PDRB (Produk Domestik Regional Bruto) masyarakat Bali sebesar 52 persen dari pariwisata dan menurutnya masyarakat Bali tidak bisa hidup lebih lama lagi jika kebijakan tersebut tidak dibenahi.

“Kita tidak ada waktu untuk menunggu lebih lama lagi untuk ini. Untuk wisdom zero every rate only hotel 10,97 persen. Itu artinya tidak cukup dari Januari dan itu data dari BPS. Nanti aksinya kita rencanakan lagi dimana batas respons nya kami harap Desember,” paparnya.

Sementara itu, I Wayan Puspanegara selaku Ketua APPMB (Aliansi Pelaku Pariwisata Marginal Bali) mengatakan dengan hal tersebut merupakan langkah konkrit yang bisa menyelamatkan Kondisi perekonomian masyarakat di destinasi kerakyatan.

Melansir Bali Tribun, “Kita bisa lihat banyak masyarakat yang berkecimpung di dunia pariwisata itu kita lihat kalau orang bicara pariwisata pasti soal Hotel dan Restoran kan. Sebenarnya yang paling berdampak pekerja marginal yang saat ini mereka terakumulasi mungkin diatas ratusan ribu. Siapa mereka? Ya para daily worker, pekerja kontrak, bukan hanya di Hotel dan Restoran tapi juga di destinasi atraksi,” ucap, Puspanegara.

Dan jika nanti diakhir Desember pihaknya tidak mendapatkan wisman sementara oplah pariwisata Bali pada wisman. Jika tidak sampai pada akhir Desember pemerintah pusat memberikan keputusan mereka akan mengambil aksi turun ke jalan.

“Dan karena kita orang pariwisata kita akan kemas sedemikian rupa agar tidak menjadi insiden buruk buat kita tetapi justru menjadi perubahan bagi pemerintah untuk mengambil kebijakan agar masyarakat kita bisa bernapas yang saat ini sangat sekarat,” tambahnya.

Pihaknya menyadari saat ini kebijakan PPKM masih berlaku maka dari itu aksi nantinya akan mentaati prokes terlebih banyak masyarakat Bali yang sudah divaksin. Bahkan ia menyandingkan kegiatan aksi nanti dengan Liga Eropa malam tadi.

“Kalau liga Eropa sudah 45 ribu orang ada di Stadion dan tidak masalah dan berjalan terus mungkin bisa disandingkan dengan itu saya tidak sebutkan jumlah yang akan ikut aksi tapi bisa disandingkan dengan Liga Eropa. Yang jelas Liga Eropa dan Spanyol berjalan tidak ada kasus dan kita di Bali masyarakat sekarang dengan PPKM level 2 kegiatan sosial budaya tetap berjalan kasus hanya dua hingga 1 digit,” jelasnya.

Pihaknya juga sedang menanti sebuah simulasi yang pasti tentang tata cara menangani kedatangan wisman di Bali. Sebelumnya pernah ada simulasi tapi faktanya menurut Puspanegara simulasi tersebut tidak berjalan.

“Kesabaran kami sudah berakhir dan kami tunggu sampai Desember kalau sampai akhir Desember tidak terjadi perubahan tidak ada customer yang masuk terlebih di bitter guest yang sudah menunggu untuk masuk Bali. Coba lihat Australia co-responden kita, mereka sangat berbondong-bondong ingin masuk ke Bali. Namun faktanya tidak ada regulasi kita yang bisa membuat mereka masuk ke Bali,” tutupnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.