Bali ala Swiss hanya 15 Menit dari Canggu, Sajikan Pemandangan Gunung Batukaru

0

ihgma.com – Banyak orang memiliki keinginan pergi ke salah satu negara di bagian Eropa Barat yaitu Swiss. Hal itu karena negara yang berbatasan dengan Jerman, Liechtenstein, Austria dan Prancis itu memiliki pemandangan yang sangat indah.

Seperti air di sungai yang jernih, taman bunga yang indah, hamparan savana, dan hewan-hewan seperti kuda, domba juga terlihat selalu identik dengan Swiss. Swiss mendesain kota-kotanya seperti desa sehingga menjadi impian banyak orang untuk menghabiskan masa tua di sana.

Tapi sabar dulu. Untuk anda yang ingin suasana seperti itu tidak perlu jauh-jauh ke Swiss, di Bali juga ada. Tepatnya di di Desa Kaba-Kaba, Kecamatan Kediri, Kabupaten Tabanan, Bali. Para pelaku wisata di sana mendesain tempat wisata yang diberi nama Lodgeinthewoods yang di juluk sebagai Swiss in Bali.

Bali ala Swiss hanya 15 Menit dari Canggu, Sajikan Pemandangan Gunung Batukaru (Lodgeinthewoods)
Bali ala Swiss hanya 15 Menit dari Canggu, Sajikan Pemandangan Gunung Batukaru (Lodgeinthewoods)

Melangsir  denpasar.suara.com dari situs resminya, jarak tempuh dari Canggu ke Lodgeinthewoods hanya 15 menit.

Lodgeinthewoods menawarkan makna baru untuk terhubung kembali dengan alam. Sebuah konsep eksklusif yang menggabungkan penginapan yang terletak di hutan hijau, dan suaka hewan serta kebun sayur yang diukir dari sawah di Bali.

Para pengunjung diajak untuk sedapat mungkin menghormati alam. Mereka diajak menanam pohon, melestarikan hutan, menyelamatkan hewan, dan berbagai upaya serupa lainnya. Harapannya para tamu dapat menikmati pengalaman berdamai dengan alam.

Selain itu, Lodgeinthewoods menyajikan pemandangan Gunung Batukaru yang mistis, dengan meletakkan beberapa penginapannya di tengah hutan berpaduan dengan suaka hewan dan kebun sayur.

(Foto: lodgeinthewoods)
(Foto: lodgeinthewoods)

Hewan-hewan yang akan menghibur para pengunjung di Lodgeinthewoods seperti, Kuda, Ayam, Itik dan Kambing. Hewan-hewan jinak itu tidak dikandang atau diikat, dibiarkan berinteraksi dengan bebas.

Para tamu didorong untuk tinggal dan bernapas di antara hewan-hewan cantik ini, namun yang terpenting adalah setiap interaksi harus didampingi oleh pihak pengelola.

Perawatan tumbuh-tumbuhan di Lodgeinthewoods tidak menggunakan bahan kimia. Namun kotoran hewan diubah menjadi pupuk organik yang berharga.

Terpondok enam kamar yang ditata apik di properti terpisah yang berdekatan dengan peternakan. struktur beton sederhana yang menyatu dengan alam sekitar berupa pepohonan megah. Harga menginap semalam di Lodgeinthewoods dengan pengalaman Swiss itu dibanderol sekitar Rp 3-4 juta per hari.

Leave A Reply

Your email address will not be published.