Alasan Indonesia Raih Peringkat 2 Negara Terbaik untuk Ekspatriat

0

ihgma.com – Indonesia meraih peringkat kedua negara terbaik untuk ekspatriat berdasarkan survei Expat Insider 2022 yang diselenggarakan oleh InterNations. Menariknya, peringkat Indonesia melejit dari posisi 31 pada survei Expat Insider 2021.

Untuk diketahui, ekspatriat adalah orang yang tinggal sementara atau menetap di luar negara asalnya.

Berdasarkan informasi dari laman resminya, InterNastions merupakan sebuah jaringan ekspatriat global terbesar di dunia, dengan anggota mencapai 4,5 juta orang yang tersebar di 420 kota di seluruh dunia. InterNastions memiliki kantor resmi di Munich, Jerman.

Mengutip laporan survei Expat Insider 2022, Meksiko menjadi negara terbaik bagi ekspatriat tahun ini. Meksiko berhasil menggeser posisi Taiwan yang menyandang gelar negara terbaik untuk ekspatriat tahun lalu, berdasarkan Expat Insider 2021.

Turis di Ubud
Ilustrasi wisatawan – Seorang turis asing sedang berbelanja di Pasar Seni Ubud, Bali.(SHUTTERSTOCK / Elizaveta Galitckaia)

“Pada peringkat negara terbaik (bagi ekspatriat) 2022, ekspatriat sangat menghargai kemudahan menetap dan keuangan mereka,” tulis InterNations dalam laporan Expat Insider 2022, dikutip dari situs resminya seperti dilansir Kompas pada Minggu (17/7/2022).

Lantas, apa alasan Indonesia meraih peringkat kedua negara terbaik untuk ekspatriat di dunia? Berikut penjelasannya seperti dilansir Kompas.

Metode

Sebelumnya, perlu diketahui bahwa sejak 2014, InterNations rutin menggelar survei Expat Insider. Pada survei Expat Insider 2022, sebanyak 11.970 ekspatriat menjadi responden.

Mereka mewakili 177 kebangsaan, serta tersesar di 181 negara. Agar sebuah negara masuk dalam daftar peringkat Expat Insider 2022, maka ukuran sampel minimal 50 responden.

Kemenparekraf bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkolaborasi untuk mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia(Dok. KEMENPAREKRAF.go.id)
Kemenparekraf bersama Ikatan Dokter Indonesia (IDI) berkolaborasi untuk mengembangkan wisata kesehatan di Indonesia(Dok. KEMENPAREKRAF.go.id)

Survei Expat Insider 2022 dilakukan langsung oleh InterNations, mulai 1 hingga 28 Februari 2022. Kuesioner online diberikan melalui jaringan, buletin, dan media sosial InterNations.

Responden survei mencakup semua kategori ekspatriat, mulai dari karyawan perusahaan multinasional hingga ekspatriat mandiri. Survei Expat Insider 2022 mengukur 56 indikator untuk menentukan negara terbaik bagi ekspatriat.

Indikator tersebut mencakup hampir setiap aspek pengalaman ekspatriat, mulai dari keuangan, kemudahan menetap, biaya perumahan, biaya hidup, hingga mencari teman lokal. Setiap ekspatriat diminta untuk memberikan penilaian dari setiap indikator pada skala 1-7.

“Pandangan yang dikumpulkan dalam survei memberikan gambaran seperti apa kehidupan ekspatriat saat ini, dan juga memberikan wawasan tentang negara tempat tinggal ekspatriat di seluruh dunia,” tulis InterNations.

Ilustrasi bekerja di kantor()
Ilustrasi bekerja di kantor()

Responden survei mencakup semua kategori ekspatriat, mulai dari karyawan perusahaan multinasional hingga ekspatriat mandiri. Survei Expat Insider 2022 mengukur 56 indikator untuk menentukan negara terbaik bagi ekspatriat.

Indikator tersebut mencakup hampir setiap aspek pengalaman ekspatriat, mulai dari keuangan, kemudahan menetap, biaya perumahan, biaya hidup, hingga mencari teman lokal. Setiap ekspatriat diminta untuk memberikan penilaian dari setiap indikator pada skala 1-7.

“Pandangan yang dikumpulkan dalam survei memberikan gambaran seperti apa kehidupan ekspatriat saat ini, dan juga memberikan wawasan tentang negara tempat tinggal ekspatriat di seluruh dunia,” tulis InterNations.

Alasan Indonesia raih peringkat 2 negara terbaik untuk ekspatriat

Indonesia berada di peringkat kedua negara terbaik bagi ekspatriat berdasarkan Expat Insider 2022. Padahal, tahun lalu Indonesia berada di peringkat 31.

InterNations menyatakan Indonesia mendapatkan penilaian bagus pada indikator kemudahan menetap dan keuangan pribadi.

“Hampir dua dari tiga ekspatriat (64 persen responden dibandingkan 45 persen secara global untuk indikator yang sama) mengatakan bahwa pendapatan rumah tangga mereka yang dapat dibelanjakan lebih dari cukup untuk menjalani kehidupan yang nyaman,” tulis InterNations.

Indonesia juga mendapatkan penilaian bagus dari para ekspatriat untuk indikator bahasa dan perumahan. Secara umum, ekspatriat menyatakan perumahan di Indonesia mudah ditemukan dan harganya terjangkau.

“Perumahan di Indonesia mudah ditemukan (84 persen responden dibandingkan 54 persen secara global untuk indikator yang sama) dan terjangkau (74 persen responden dibandingkan 39 persen secara global untuk indikator yang sama),” tulis InterNations.

Akan tetapi, Indonesia mendapatkan penilaian buruk pada indikator Indeks Kualitas Hidup. Ekspatriat mengaku tidak senang dengan kualitas perawatan medis di Indonesia, ketersediaan barang dan jasa ramah lingkungan, serta infrastruktur untuk mobil.

“Namun, secara keseluruhan, 91 persen ekspatriat mengaku senang dengan kehidupan mereka di Indonesia,” imbuh InterNations.

Indonesia berhasil unggul dibandingkan sejumlah negara. Pada peringkat 10 besar, Indonesia dinilai lebih baik bagi ekspatriat dibandingkan Taiwan, Portugal, Spanyol, Uni Emirat Arab (UEA), Vietnam, Thailand, Australia, dan Singapura.

Leave A Reply

Your email address will not be published.