Wisatawan Batalkan Pesanan Hotel di Thailand setelah Konflik
ihgma.com, Jakarta – Industri pariwisata Thailand di tujuh provinsi sepanjang perbatasan dengan Kamboja hancur akibat konflik. Otoritas Pariwisata Thailand (TAT) menyatakan bahwa tingkat pembatalan di sebagian besar wilayan mencapai 100 persen.
Dilansir Tempo dari Bangkok Post, Asosiasi Hotel Thailand (THA) melaporkan pembatalan 4.085 malam kamar. Sementara pemesanan baru untuk musim ramai mendatang masih landai.
Presiden THA, Thienprasit Chaiyapatranun, mengatakan pembatalan terjadi dengan cepat setelah bentrokan mulai meningkat pada 24 Juli.
Dari total pembatalan yang dilaporkan oleh anggota, 1.881 malam kamar dibatalkan secara langsung akibat kerusuhan perbatasan, sementara pemesanan baru selama seminggu terakhir mencapai 6.835 malam kamar.
Meski gencatan senjata sudah dibicarakan sejak beberapa hari lalu, Thienprasit mengatakan tingkat pemulihan hotel minggu ini tidak merata. Kekhawatiran utama terletak pada pasar Asia, yang lebih sensitif terhadap masalah keamanan.
“Perselisihan antara Thailand dan Kamboja seharusnya tidak memengaruhi wisatawan individu yang memesan melalui platform daring, karena mereka dapat membatalkan atau menunda pemesanan jika situasinya mengharuskan,” ujarnya.
Namun, ia optimistis bahwa konflik ini tidak akan berdampak signifikan pada musim ramai mendatang.
Tujuh Provinsi yang Paling Terpengaruh Konflik
Gubernur TAT, Thapanee Kiatphaibool, mengatakan ketujuh provinsi mengalami tingkat dampak yang bervariasi. Di antara provinsi-provinsi yang mencatat tingkat pembatalan kamar 100 persen dari rombongan wisata adalah Ubon Ratchathani, Si Sa Ket, dan distrik Aranyaprathet di Sa Kaeo.
Meski demikian, beberapa hotel menerima pemesanan baru dari para donatur yang mengunjungi kamp-kamp evakuasi, serta dari awak media. Pesanan ini memungkinkan mereka mempertahankan tingkat hunian 50-70 persen.
Buri Ram, yang memiliki tingkat pembatalan sebesar 70 persen, telah menutup objek wisata terkenalnya seperti Taman Sejarah Phanom Rung dan Taman Sejarah Prasat Muang Tam.
Surin dan Chanthaburi melaporkan 80 petsen pembatalan dan penundaan dari rombongan tur dan wisatawan individu di wilayah tersebut, ujarnya.
Di Provinsi Trat, terutama di sepanjang perbatasan, pemesanan kamat banyak dibatalkan atau ditunda, termasuk di tiga pulau yakni Koh Chang, Koh Mak, dan Koh Kut. Adapun di Koh Chang dan Koh Mak tingkat pembatalannya 30 persen, sementara Koh Kut mencatat tingkat pembatalan 50-60%= persen.