Turis China Banjiri Thailand Lagi setelah Absen 3 Tahun

0

Jakarta – Turis Chinamulai meramaikan kawasan wisata di Thailandsetelah Beijing mencabut larangan bepergian ke luar negeri bagi warganya untuk pertama kalinya setelah pandemi Covid-19 hampir 3 tahun .

Mereka terlihat di pantai pasir putih, makan nasi ketan mangga dan seafood. “Karena pandemi, kami tidak keluar dari China selama tiga tahun,” kata turis dan pemilik bisnis Kiki Hu, 28 tahun, di Krabi, pantai barat daya Thailand, Minggu, 22 Januari 2023. “Sekarang kami bisa pergi dan datang ke sini untuk liburan. Saya merasa sangat bahagia dan emosional”.

Dengan China merayakan Tahun Baru Imlek, tempat-tempat wisata Asia bersiap untuk menerima kembalinya turis Tionghoa, yang menghabiskan $255 miliar atau Rp3.750 triliun per tahun secara global sebelum pandemi. Negara-negara dari Thailand hingga Jepang bergantung pada China sebagai sumber pengunjung asing terbesar mereka.

Beijing pada bulan Desember tiba-tiba mencabut beberapa pembatasan Covid terberat di dunia, yang telah menghancurkan ekonomi terbesar kedua di dunia itu.

Wisatawan asal Cina, Shuhui Xu (43) mengenakan kostum tradisional Thailand saat mengunjungi kuil Wat Arun menjelang Tahun Baru Imlek di Bangkok, Thailand 18 Januari 2023.
Wisatawan asal Cina, Shuhui Xu (43) mengenakan kostum tradisional Thailand saat mengunjungi kuil Wat Arun menjelang Tahun Baru Imlek di Bangkok, Thailand 18 Januari 2023.

Pemilik bisnis Yoyo Chen, 32, dari Yiwu di China tengah, mengatakan kembali ke Thailand terasa seperti pulang ke rumah.

“Saya di sini untuk makan makanan laut. Sebelumnya, ketika saya di sini, saya makan nasi ketan mangga, yang enak. Dulu di China saya terus memikirkan nasi ketan mangga di sini, juga pantainya,” kata Chen seperti dilansir Tempo.

“Mendapatkan visa sangat mudah sekarang. Industri pariwisata lebih berkembang di sini, ada banyak kegiatan dan masakan yang menyenangkan, dan orang Thailand sangat ramah,” katanya.

Terbukanya China disambut oleh bisnis, meskipun ada beberapa kekhawatiran tentang lonjakan besar infeksi Covid di China setelah Beijing mengakhiri kebijakan nol-Covid.

“Kami senang China akhirnya mengizinkan orangnya bepergian. Saat ini, kami telah menerima beberapa pemesanan hingga Maret,” kata Woranuch Maungtong, 44 tahun, manajer Tip-Top Destination di pulau resor Phuket, yang menyediakan layanan harian kapal cepat ke pulau-pulau terdekat.

Pembukaan kembali China meningkatkan harapan akan kembalinya wisatawan, yang menyumbang hampir sepertiga dari 40 juta kedatangan turis asing Thailand pada pra-pandemi 2019. Pemerintah Thailand mengharapkan setidaknya lima juta kedatangan turis China tahun ini, dengan sekitar 300.000 datang pada kuartal pertama.

Leave A Reply

Your email address will not be published.