Tim Angklung dan Pameran Batik Dikirim Indonesia untuk Meriahkan Piala Dunia 2022 Qatar

0

ihgma.com – Tim angklung dan pameran batik dikirim Indonesia untuk ikut memeriahkan gelaran Piala Dunia 2022 Qatar 20 November hingga 19 Desember 2022.

Hal tersebut disampaikan oleh Duta Besar (Dubes) Indonesia untuk Qatar, Ridawan Hassan pada Hymat 18 November 2022. Ridwan mengatakan jika tim Angklung dan pemeran Batik dikirim untuk  memeriahkan Piala Dunia   2022 Qatar.

“Timnas Indonesia memang tidak tergabung dalam Piala Dunia 2022, tetapi Indonesia hadir dalam bentuk yang berbeda.”

“Salah satunya yaitu menjadi relawan bersama negara lain. Kita juga menyumbang kegiatan kesenian dan sosial budaya.”

Saprudin Bastomi (kiri) dan pemandangan Stadion al-Janoub (kanan)- Petani asal Indonesia terlibat dalam mengurusi taman hingga rumput di stadion Piala Dunia 2022 Qatar. (Kolase Tribunnews (Tribunnews.com/Eko Priyono dan AFP))
Saprudin Bastomi (kiri) dan pemandangan Stadion al-Janoub (kanan)- Petani asal Indonesia terlibat dalam mengurusi taman hingga rumput di stadion Piala Dunia 2022 Qatar. (Kolase Tribunnews (Tribunnews.com/Eko Priyono dan AFP))

“Contohnya adalah tim angklung kita, baik yang berasal dari Qatar, warga Indonesia, maupun dari Saung Mang Udjo.”

“Lalu, ada juga pameran batik yaitu dari batik House Indonesia,” kata Ridwan.

Masyarakat di Tanah Air tampaknya harus berbangga hati, lantaran nama Indonesia juga bisa memeriahkan gelaran Piala Dunia 2022 Qatar meskipun tidak masuk sebagai peserta. Bahkan, ternyata juga ada peran dari petani Indonesia di balik megahnya rumput yang menjadi venue Piala Dunia 2022 Qatar.

Ternyata ada peran dari petani asal Indonesia di balik kemegahan rumput di stadion yang menjadi venue Piala Dunia 2022 Qatar. Meskipun tidak masuk sebagai peserta Piala Dunia 2022 Qatar, rupanya Indonesia berkontribusi di bidang yang lain, yakni urusan sarana dan prasarana.

Petani asal Indonesia tersebut bernama Saprudin Bastomi. Ternyata ada peran dari petani asal Indonesia di balik kemegahan rumput di stadion yang menjadi venue Piala Dunia 2022 Qatar.

Saung Angklung Udjo Bandung
Suasana Menikmati Pertunjukan Bambu di Saung Angklung Udjo (Foto: doc Liandamarta.com)

Meskipun tidak masuk sebagai peserta Piala Dunia 2022 Qatar, rupanya Indonesia berkontribusi di bidang yang lain, yakni urusan sarana dan prasarana. Petani asal Indonesia tersebut bernama Saprudin Bastomi.

Setelah sukses bekerja di Qatar Foundation, Saprudin akhirnya dipercaya menangani proyek Supreme Committee Nurseries dan Trees Transplanting. Dimana proyek tersebut menangani persiapan Piala Dunia 2022 Qatar.

Ia dipercaya untuk menyiapkan rumput, taman, dan pohon di stadion yang akan menjadi venue Piala Dunia 2022.

“Setelah merawat taman di seluruh fasilitas Qatar Olympic Committee selama setahun sebagai Landscape Site Manager, saya dipromosikan sebagai Landscape Project Manager untuk proyek Supreme Committee Nurseries dan Trees Transplanting.”

“Supreme Committee for Delivery & Legacy (SC) merupakan lembaga yang menangani persiapan turnamen piala dunia sepakbola di Qatar yang diselenggarakan pada tahun 2022 atau biasa disebut FIFA World Cup Qatar 2022™ tournament.”

“Di proyek tersebut saya bertugas menyiapkan tanaman baik pohon, bunga atau rumput untuk seluruh stadion yang sedang dibangun untuk persiapan piala dunia 2022 tersebut.”

“Diantaranya stadion Al Bayt di Al Khor, stadion Al Janoub di Al Wakra, stadion Ahmad Bin Ali di Al Rayyan, stadion Education City di Qatar Foundation, stadion Al Thumama, stadium 974 dan stadion Lusail,” tambah Saprudin.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.