TasteAtlas 2025: Kuliner Nusantara Kembali Masuk Daftar Terbaik Dunia
ihgma.com – TASTEATLAS platform internasional yang dikenal sebagai rujukan kuliner tradisional dan wisata gastronomi, baru saja mengumumkan daftar World Food Awards 2024/2025. Daftar ini memuat 100 hidangan terbaik dunia dan menjadi sorotan karena melibatkan makanan khas dari berbagai negara dengan cita rasa otentik.
Tahun ini, Indonesia mencatat pencapaian membanggakan dengan menempatkan lima kuliner tradisionalnya dalam daftar tersebut. Prestasi ini tidak hanya menunjukkan kualitas rasa, tetapi juga menegaskan bahwa tradisi kuliner Nusantara semakin diakui dunia internasional.
Kehadiran makanan khas Indonesia dalam daftar bergengsi ini membuktikan bahwa cita rasa Nusantara mampu bersaing dengan kuliner dari negara-negara ternama seperti Jepang, Prancis, Italia, hingga Korea Selatan.
Menutip Tempo dari situs TasteAtlas, salah satu kebanggaan terbesar datang dari Rawon, makanan khas Jawa Timur, yang berhasil masuk 10 besar dengan nilai 4,62 dan menempati posisi ke-8 dunia. Sup daging dengan kuah hitam dari kluwek ini dianggap istimewa karena perpaduan rempahnya menghasilkan rasa yang unik. Biasanya rawon disajikan dengan nasi putih, tauge, telur asin, hingga sambal, menjadikannya hidangan lengkap yang memanjakan lidah.
Popularitas rawon tidak muncul begitu saja. Pada tahun 2023, TasteAtlas bahkan menobatkannya sebagai sup terbaik di dunia. Sementara itu, Pempek khas Palembang juga turut mengharumkan nama Indonesia.
Dengan menempati posisi ke-23 dan memperoleh rating 4,54, pempek memperlihatkan keotentikan kuliner Sumatera Selatan. Terbuat dari campuran ikan dan tepung dengan kuah cuka khas yang segar, pempek sudah lama populer di dalam negeri dan kini semakin diakui secara global.
Selain rawon dan pempek, Nasi Goreng Ayam turut masuk daftar makanan terbaik versi TasteAtlas. Meski sering dianggap sebagai makanan sehari-hari, nasi goreng versi Indonesia memiliki keunikan tersendiri berkat racikan bumbu rempah dan cara memasaknya. Hal ini membuat nasi goreng Indonesia berbeda dengan varian serupa dari negara lain.
Gulai juga tidak ketinggalan menjadi sorotan. Hidangan berkuah kental dengan warna kuning keemasan ini biasanya menggunakan daging sapi, kambing, atau ayam. Kaya akan rempah, gulai menjadi menu yang sarat tradisi dan membedakannya dari kuliner sejenis di negara lain.
Keberhasilan nasi goreng ayam dan gulai masuk daftar memperlihatkan bahwa masakan Indonesia, baik yang sering ditemui sehari-hari maupun yang biasa hadir dalam perayaan khusus, mampu memikat lidah dunia.
Tidak bisa membicarakan kuliner Nusantara tanpa menyebut rendang dari Minangkabau, Sumatera Barat. Rendang kembali masuk daftar TasteAtlas dengan peringkat ke-67 dan skor 4,47. Hidangan berbahan dasar daging sapi yang dimasak dengan bumbu lengkap ini terkenal karena proses memasaknya yang panjang.
Hasilnya, rendang tidak hanya kaya rasa, tetapi juga tahan lama sehingga cocok sebagai bekal dalam perjalanan jauh. Keberhasilan rendang melanjutkan reputasinya di dunia internasional menunjukkan konsistensi kuliner Minang sebagai salah satu yang terbaik.
Selain itu, TasteAtlas juga memberikan sorotan khusus bagi sejumlah kota di Indonesia. Jakarta, misalnya, berhasil menempati urutan ke-16 dalam kategori kota dengan kuliner lokal terbaik, bahkan mengungguli Kyoto di Jepang.
Tidak hanya Jakarta, kota lain seperti Bandung, Surabaya, Solo, dan Yogyakarta juga masuk daftar tersebut. Hal ini memperlihatkan bahwa keanekaragaman kuliner Indonesia tersebar merata di berbagai wilayah, bukan hanya terpusat di satu daerah.