Sosok Anak ‘Raja’ Batu Bara Indonesia, Beli Perusahaan Hotel dan Resor Malaysia

0

ihgma.com, Jakarta – Putra miliarder batu bara Indonesia, Low Tuck Kwong, pada akhir Agustus 2025 lalu menjadi pembeli 9% saham Avillion Bhd., perusahaan hotel yang sedang kesulitan keuangan.

Adalah David Low Yi Ngo, yang membeli Avillion dengan harga premium sekitar 9,25 juta ringgit Malaysia, pada harga 7 sen per saham. Harga tersebut lebih tinggi dari harga private placement perusahaan sebesar 4 sen ringgit per saham.

Dilansir  Bisnis dari The Edge, Low Yi Ngo membeli 132,13 juta saham Avillion pada 20 Agustus melalui pasar terbuka, menurut laporan yang diajukan ke bursa, tak lama setelah perusahaan mengumpulkan 11,32 juta ringgit Malaysia melalui private placement dengan harga 4 sen per saham.

Masuknya Yi Ngo ke grup hotel dan perjalanan ini menyusul langkah yang dilakukan oleh kepala operasi Bayan Resources, Lim Chai Hock, yang juga telah menjadi pemegang saham terbesar kedua Avillion setelah mengakuisisi 15% saham melalui penempatan swasta awal bulan ini.

Avillion melalui keterangannya, berencana menggunakan dana tersebut untuk merenovasi hotel andalannya di Port Dickson, membayar pinjaman, dan untuk modal kerja.

Berdiri pada 1992, Avillion Bhd adalah perusahaan induk investasi yang bergerak di bidang pariwisata, perhotelan, dan properti di Malaysia dan internasional.

Perusahaan beroperasi melalui segmen-segmen Perjalanan, Pengembangan Properti, Manajemen Hotel, dan Layanan Pendukung, serta Manajemen Grup.

Perusahaan ini juga menawarkan layanan tur dan perjalanan, penyewaan kendaraan dan layanan lainnya seperti reservasi tiket pesawat dan paket wisata secara online, serta sistem dan layanan pengembangan produk terkait.

Perusahaan ini juga mengembangkan dan mengelola hotel, resor, dan properti lainnya, seperti mengoperasikan dan mengelola spa dan pusat kesehatan, mengelola suite hotel, memasarkan dan mengelola properti, dan menyediakan layanan konsultasi manajemen dan konsultasi di industri perhotelan, properti, dan pariwisata.

Lalu siapa David Low Yi Ngo?

Mengutip laman resmi Bayan Resources, David Low Yi Ngo adalah putra dari Dato’ Dr. Low Tuck Kwong, Raja Batu Bara dan orang terkaya kedua di Indonesia, yang saat ini menjabat sebagai Presiden Direktur dan pemegang saham utama sekaligus pengendali Perusahaan.

Di Bayan Resources, Low Yi Ngo menempati posisi sebagai Director of Sales & Marketing. Dia merupakan lulusan universitas ternama, mendapatkan gelar Sarjana Teknik Mesin dan Produksi dari Nanyang Technology University, Singapura.

Selepas kuliah, Low Yi Ngo segera bergabung di perusahaan sang Ayah, menjadi Insinyur Proyek dan Direktur Koordinasi Proyek dan Infrastruktur Bayan Group pada 2004 hingga 2006.  Kemudian, pada 2007 sampai 2017, Low Yi Ngo ditunjuk menjadi Direktur di PT Teguh Sinarabadi, salah satu anak usaha dari Bayan Resources.

Selain itu, sejak 26 Juli 2006 Low Yi Ngo juga menjadi salah satu Direktur di PT Bayan Resources Tbk. hingga sekarang. Pada 2012 hingga 2025 juga menjadi Direktur non-eksekutif di Kangaroo Resources Limited (KRL), anak usaha Bayan Resources di Australia yang pada Maret 2025 sudah dibubarkan.

Leave A Reply

Your email address will not be published.