Satpol PP Pariwisata Dibentuk, ASITA Bali: Efektif Memberikan Rasa Aman dan Nyaman Pada Wisatawan

0

ihgma.com, Denpasar – Rencana pembetukan Tim Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Pariwisata Bali direncanakan pada Februari 2024.

Namun, Putu Winastra selaku Ketua Association of The Indonesia Tours & Travel Agencies (ASITA) Bali mengaku belum mendengar kapan Satpol PP Pariwisata akan bertugas/ berpatroli.

“Ini kan sebenarnya ide dari pelaku pariwisata bagaimana permasalahan pariwisata di lapangan ini bisa teratasi. Salah satunya pembentukan Satpol PP khusus Pariwisata,” ujar Winastra s eperti dikutip dari Tribun Bali pada Rabu (7/2/2024).

Ia mengaku bahwasannya wisatawan bisa nyaman dan aman ketika berwisata ke Bali dengan bantuan Satpol PP Pariwisata.

Satpol PP Pariwisata saat dilantik di Provinsi Bali pada Rabu 7 Februari 2024 Tribun Bali/ I Komang Agus Aryanta
Satpol PP Pariwisata saat dilantik di Provinsi Bali pada Rabu 7 Februari 2024
Tribun Bali/ I Komang Agus Aryanta

Salah satu pelanggaran yang sering ditemui yakni wisatawan mancanegara meniru warga lokal mengendarai sepeda motor tanpa helm dan membuang sampah sembarangan.

Dengan hadirnya Satpol PP Pariwisata, maka diharapnya bisa berfokus di daerah daya tarik wisata (DTW) seperti Kuta dan sekitarnya, Tanah Lot, Ubud, dan daerah pariwisata lainnya.

Ketua ASITA BalI itu menambahkan, hadirnya Satpol PP bisa menangkal aksi kejahatan untuk wisatawan, karena dengan adanya pengawasan maka tindak kejahatan tidak bisa terjadi.

Rencananya Satpol PP Pariwisata selain bertugas di kawasan pariwisata, mereka juga melakukan edukasi ke pedagang dan masyarakat agar menjaga keindahan kawasan.

Saat ditanya apakah ada potensi pungutan liar (pungli) bagi wisatawan, ketua ASITA menambahkan di zaman teknologi yang modern ini, semua hal yang tidak berkenan bisa langsung viral dengan diespos di media sosial.

“Ya kalau ada pungli kan wisatawan bisa langsung ngeviralin petugas mana yang melakukannya. Jadi sebelum dibentuk, harusnya Satpol PP Pariwisata sudah dibekali dengan ilmu,” tambahnya.

Satpol PP Pariwisata akan ditempatkan di objek-objek wisata dan nantinya meluas ke lingkup-lingkup daerah yang ramai wisatawan, sehingga selain patroli keamanan, Satpol PP Pariwisata juga menjaga ketertiban berlalu lintas.

Putu Winastra berharap dengan adanya Satpol PP Pariwisata dapat menangani hal-hal negatif yang terjadi di lapangan yang menimpa wisatawan.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.