Potensi Wisman Datang Ke Bali, Pariwisata Butuh Adaptasi dan Inovasi

0

ihgma.com – Aktifitas kunjungan wisatawan mancanegara di Bali meningkat.  Adapun wisman tersebut berasal dari Australia, Tiongkok, dan India, yang merupakan tiga negara dengan wisman yang mendominasi kunjungan ke Bali.

Bali masih menjadi primadona bagi wisman Australia, Tiongkok, dan India.

Kendati demikian terdapat pergeseran preferensi wisman pasca pandemi yang patut perlu diantisipasi salah satunya dengan melakukan penyesuaian terhadap paket-paket wisata yang ditawarkan sehingga tetap sesuai dengan permintaan pasar, seperti preferensi wisman Tiongkok bergeser dari culture dan experience tourism menjadi event tourism.

Ke Kepala Perwakilan Bank Indonesia Provinsi Bali, Erwin Soeriadimadja mengatakan arah pariwisata Bali ke depan diharapkan lebih fokus pada quality tourism.

“Quality tourism tidak melulu identik dengan kunjungan wisman high end, namun terkait upaya untuk  meningkatkan length of stay wisatawan dan menciptakan branding Bali yang positif agar terjadi kunjungan yang berulang,” ucapnya   pada saat kesempatan Focus Group Discussion (FGD) Pariwisata bertemakan ”Strategi Optimalisasi Kunjungan dari Kantong Wisman Potensial untuk Mendorong Daya Ungkit Pariwisata Bali” seperti dikutip dari Tribun Bali.

Untuk meningkatkan kualitas pariwisata Bali, perlu didorong event/atraksi yang memiliki story telling dan konsep berkelanjutan.

Selain itu dukungan kemudahan bertransaksi non tunai lintas batas, tersedianya konektivitas langsung dari negara kantong wisman dan promosi yang efektif merupakan daya dorong untuk meningkatkan kunjungan.

Pengembangan desa wisata juga dinilai menjadi salah satu langkah alternatif potensial daya tarik wisatawan untuk mewujudkan pariwisata berkualitas di Bali.

Desa wisata memiliki keunggulan karena mengangkat nilai-nilai kebudayaan lokal dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat sekitar termasuk pengembangan UMKM.

Kolaborasi dan sinergi antara berbagai pihak (pemerintah pusat, pemerintah daerah, asosiasi, dll) juga sangat esensial dalam mendorong pariwisata berkualitas.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.