Portugal Bakal Denda Turis yang Berisik hingga Rp 65 Juta

0

ihgma.com – Wisatawan yang mendengarkan musik dengan volume keras di pantai di Portugal, apalagi sampai mengganggu wisatawan lainnya, akan dikenakan denda hingga 4.000 euro (sekitar Rp 65,7 juta).

Hal itu berkaitan dengan kebijakan National Maritime Authority (AMN atau Otoritas Maritim Nasional) di Portugal soal larangan penggunaan loudspeaker (alat pengeras suara), yang dapat mengganggu pengunjung lain di pantai.

“Pengeras suara (speakers) portabel dilarang (dinyalakan) di pantai dalam volume yang bisa mengganggu pengunjung lain,” bunyi pengumuman dari AMN, seperti dikutip Kompas dari Daily Mail, Sabtu (1/7/2023).

Kendati demikian, larangan tersebut tidak disertai keterangan bagaimana petugas menentukan bahwa volume musik yang dimainkan terlalu keras.  Belum jelas pula apakah petugas akan menyita alat pengeras suara milik wisatawan yang menolak mengecilkan volume musiknya.

Adapun wisatawan yang merasa terganggu dengan kebisingan wisatawan lain pun diimbau AMN untuk melapor ke petugas.

Dilansir dari Schengenvisainfo.com, Sabtu (1/7/2023), denda bagi wisatawan yang melanggar berkisar dari 200 euro (sekitar Rp 3,2 juta) hingga 4.000 euro (sekitar Rp 65,7 juta) per orang.

Wisatawan yang baru pertama kali kena denda hanya wajib membayar 200 euro. Akan tetapi, bila melanggar peraturan tersebut berulang kali maka akan dikenakan denda sebesar 3.400 euro (sekitar Rp 55,8 juta).

Sementara itu, untuk wisatawan dalam grup yang melanggar akan dikenakan denda sebanyak 31.000 euro (sekitar Rp 50,9 juta).

Sebagai informasi, larangan ini disampaikan sebelum puncak musim liburan di sejumlah daerah di Portugal, salah satunya Algarve.

Menawarkan panorama pantai dan resor golf, Algarve termasuk tempat wisata favorit wisatawan asing dari Inggris. Tiap tahunnya tercatat ada lebih dari satu juta wisatawan asing dari Inggris yang mengunjungi daerah itu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.