Pemulihan Pariwisata Eropa Capai 70 Persen pada 2022

0

ihgma.com – European Travel Commission (ETC) memprediksi bahwa keinginan warga Eropa untuk bepergian akan dominan pada musim panas tahun ini. Sebuah laporan tiga bulanan terbaru berjudul

“European Tourism Trends & Prospects (Prospek dan Tren Pariwisata Eropa)” menemukan bahwa puncak pemulihan pariwisata Eropa pada 2022 adalah pada periode musim panas ini.

Diharapkan, permintaan terhadap perjalanan pun ikut meningkat. Adapun ETC adalah organisasi non-profit yang mempromosikan Eropa sebagai destinasi wisata di pasar ketiga.

Dikutip Kompas dari Schengen Visa Info, prediksi ETC juga menunjukkan bahwa pemulihan pariwisata Eropa mencapai 70 persen tahun ini, setelah dihantam pandemi dalam dua tahun terakhir.

Suasana kota di Islandia. Islandia menjadi salah satu negara di Eropa yang menunjukkan peningkatan wisatawan usai dihantam pandemi dalam dua tahun terakhir.(UNSPLASH.TOM PODMORE)
Suasana kota di Islandia. Islandia menjadi salah satu negara di Eropa yang menunjukkan peningkatan wisatawan usai dihantam pandemi dalam dua tahun terakhir.(UNSPLASH.TOM PODMORE)

Adapun beberapa negara yang menunjukkan pemulihan pariwisata paling kuat pada 2022 antara lain Bulgaria (8 persen), Serbia (10 persen), dan Turkiye (14 persen).

Selain itu, destinasi yang menurut laporan Mei menunjukkan pemulihan cukup kuat adalah Monako (22 persen), Kroasia (30 persen), Islandia (35 persen), dan Slovenia (37 persen).

Sementara beberapa negara di Eropa justru menunjukkan perlambatan pemulihan wisata, seperti Latvia. Menurut laporan tersebut, kedekatan geografis Latvia dan Rusia disinyalir menjadi salah satu alasan mengapa pariwisata negara itu melambat 63 persen.

Ini terjadi setelah adanya pembatalan pemesanan hotel secara massal.

“Slovakia dan Republik Ceko juga termasuk di antara negara Eropa Timur yang pariwisatanya mengalami penurunan 50 persen,” demikian ungkap laporan tersebut, seperti dikutip Schengen Visa Info.

Ribuan pengunjung memadati Pantai Levante, Benidorm, Spanyol, 22 Juli 2015. Pantai merupakan tempat favorit turis Eropa pada saat musim panas. David Ramos/Getty Images
Ribuan pengunjung memadati Pantai Levante, Benidorm, Spanyol, 22 Juli 2015. Pantai merupakan tempat favorit turis Eropa pada saat musim panas. David Ramos/Getty Images

Tantangan pemulihan pariwisata Eropa

Pemulihan pariwisata tentunya disambut dengan baik. Namun, Presiden ETC, Luis Araujo juga menggarisbawahi bahwa kekurangan staf menjadi tantangan lain yang dihadapi pada masa pemulihan.

“Membawa kembali orang-orang dan bekerja lagi di industri ini adalah hal yang lebih menantang. Ini adalah prioritas utama pemulihan pariwisata Eropa dalam beberapa bulan mendatang,” ujarnya.

Untuk diketahui, selama pandemi, sekitar 190.000 pekerja penerbangan Eropa diberhentikan.  Dampaknya mulai terasa di beberapa negara seperti Belanda, misalnya selama akhir pekan pertama pada bulan Juni. Selain itu, lanjut dia, Uni Eropa juga perlu terus memantau dampak inflasi terhadap biaya hidup.

Pada akhirnya, banyak hal perlu diperhatikan untuk memastikan aktivitas pariwisata Eropa tak hanya bisa diakses oleh segelintir orang. Sebab, kenaikan harga bisa mendorong orang-orang untuk memilih alternatif wisata yang memerlukan biaya lebih rendah.

Misalnya, berwisata di dalam negeri atau negara terdekat yang lebih terjangkau.

Leave A Reply

Your email address will not be published.