Pemerintah Genjot Pelatihan SDM Pengelolaan Pariwisata Sekitar IKN

0

ihgma.com – Pembangunan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara masih terus berlangsung. Pengembangan sektor pariwisata di sekitar IKN juga terus dikembangkan.

Sekiranya ada lima destinasi wisata potensial di sekitar IKN yang bisa dikembangkan. Di antaranya ialah Goa Tapak Raja, Mangrove Center Mentawir, Gunung Parung, Air Terjun Tembinus, dan Bukit Bangkirai.

Kendati demikian, Direktur Kebudayaan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif OIKN, Muhsin Palinrungi, mengatakan bahwa ketersediaan Sumber Daya Manusia (SDM) justru menjadi fokus utama pemerintah.

“Kendala yang kita hadapi dalam konteks SDM misalnya, di daerah Wonosari ada homestay, hanya saja permasalahannya SDM pengelola homestay itu,” kata Muhsin, di Titik Nol Nusantara seperti dilansir dari Kumparan, Selasa (3/10).

Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN, Muhsin Palinrungi, dalam Acara Netas di Titik Nol Nusantara, Selasa (3/10/2023). Foto: Giovanni/kumparan
Direktur Kebudayaan, Pariwisata, dan Ekonomi Kreatif OIKN, Muhsin Palinrungi, dalam Acara Netas di Titik Nol Nusantara, Selasa (3/10/2023). Foto: Giovanni/kumparan

Kata Muhsin, pihaknya sudah menyiapkan 16 paket pelatihan. Program ini tentunya juga bekerja sama dengan Kementerian Tenaga Kerja.

“Tahun ini juga ada 16 paket pelatihan dari Kemenaker bersama kita,” ujar Muhsin.

“Ada juga pelatihan pengelolaan homestay, fotografi, bagi anak-anak muda yang ada lokasi wisatanya,” tambahnya.

Selain pengelolaan homestay, Muhsin juga mengaku sudah memprogramkan pelatihan untuk pemandu wisata.

Acara Netas (Nemu Komunitas) di Titik Nol Nusantara, Selasa (3/10/2023). Foto: Giovanni/kumparan
Acara Netas (Nemu Komunitas) di Titik Nol Nusantara, Selasa (3/10/2023). Foto: Giovanni/kumparan

“Karena kalau sudah lengkap kita perlu pemandu wisata,” ujar Muhsin.

Program tersebut perlu menjadi perhatian, lantaran pemerintah berkomitmen untuk terus melibatkan masyarakat lokal dalam proses pembangunan IKN.

“Kita melibatkan masyarakat lokal, mulai dari perencanaan, pembangunan, pelaksanaan, sampai kemudian monitoring dan evaluasi,” ungkap Muhsin.

“Sehingga bisa bersinergi dan berkolaborasi dalam membangun IKN, khususnya di bidang pariwisata dan ekonomi kreatif,” tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Masyarakat Adat Suku Balik, Sibukdin, menyambut baik beragam program pelatihan yang digagas pemerintah dalam pembangunan IKN itu.

“Dengan sekarang masyarakat Penajam Paser Utara dan Kecamatan Sepaku sudah sering diundang, dan tidak ada miskomunikasi. Beri kami jalan, beri kami ruang hidup, ke depan mau dari ekonomi dari kesehatan,” katanya.

Bukan hanya itu, Sibukdin memastikan bahwa masyarakat setempat juga siap menjalankan program yang dicanangkan pemerintah. Masyarakat mengaku siap untuk menjalani pelatihan pengelolaan pariwisata sekitar IKN.

“Kami di IKN ini untuk wisata itu agak kurang jadi kami mohon support-nya, karena kami ingin ini (juga jadi) wisata internasional. Libatkan masyarakat lama, masyarakat lokal, masyarakat adat dia yang tahu soal di sini,” tandasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.