Lagi Tren, Gereja di Eropa Diubah Jadi Tempat Dugem & Hotel

0

ihgma.com, Jakarta – Gereja sebagai tempat ibadah bagi umat Kristiani nampaknya kini mulai banyak berubah fungsi. Sejumlah gereja kosong di Belgia kini dialihkan fungsinya menjadi restoran, hotel hingga tempat hiburan malam.

Melansir CNBC Indonesia dari AP News, Gereja Hati Kudus akan diubah menjadi “hot spot budaya baru di jantung Mechelen”. Baru-baru ini, sebuah kafe dan panggung musik juga telah dibangun di area gereja.

Di ujung jalan tak jauh dari situ, bekas gereja Fransiskan sekarang menjadi hotel mewah tempat bintang musik Stromae menggelar pesta pernikahannya.

Fenomena ini tak hanya terjadi di Belgia. Pemandangan serupa juga terlihat di Jerman hingga Italia. Di seluruh Eropa, benua dengan sejarah Kekristenan selama hampir dua ribu tahun, banyak gereja, biara, dan kapel kosong ditinggal jemaat. Tempat-tempat ibadah itu semakin terbengkalai karena iman Kristen dan kehadiran di gereja menyusut selama setengah abad terakhir.

“Ini hal yang sangat menyakitkan. Saya tidak akan menyembunyikannya. Namun, tidak mungkin juga kembali ke masa lalu. Sesuatu perlu dilakukan dan sekarang, semakin banyak bangunan yang dulunya sakral digunakan kembali untuk apa saja, mulai dari toko pakaian dan dinding panjat hingga klub malam.” ujar uskup Antwerp Mgr. Johan Bonny, kepada Associated Press, dikutip Jumat (30/6/2023).

Saking sepinya gereja-gereja di Belgia, jumlah penyanyi paduan suara internasional yang datang berkunjung bahkan melebihi jumlah jemaat.

Sebuah studi pada 2018 dari lembaga riset PEW menunjukkan, di Belgia, dari 83% yang mengaku dibesarkan sebagai Kristen, hanya 55% yang menganggap diri mereka umat Kristiani. Dan hanya 10% orang Belgia yang masih aktif beribadah di gereja secara rutin.

Mechelen, sebuah kota berpenduduk 85.000 di utara Brussel adalah pusat Katolik Roma di Belgia. Kota ini memiliki 24 gereja, salah satunya memiliki menara lonceng yang terdaftar sebagai Warisan Dunia UNESCO. Walikota Bart Somers selama bertahun-tahun berusaha mengalihfungsikan gereja-gereja di sana untuk beragam fungsi baru.

“Di kota saya, kami memiliki tempat pembuatan bir di gereja, kami memiliki hotel di gereja, kami memiliki pusat budaya di gereja, kami memiliki perpustakaan di gereja. Jadi kami memiliki banyak tujuan baru untuk gereja-gereja,” kata Menteri wilayah Flemish, Somers.

Hal yang sama terjadi di Brussel, di mana klub malam Spirito telah mengambil alih gereja Anglikan. Tempat dugem itu bahkan memiliki gambar seorang pendeta yang sedang mencium biarawati sebagai logonya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.