Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke DI Yogyakarta Merosot 20,51%

0

ihgma.com – Wisatawan mancanegara atau wisman yang berkunjung ke Daerah Istimewa Yogyakarta pada bulan Oktober 2025 menurun 20,51 persen dibandingkan dengan September 2025 (month-to-month/m-t-m).

Statistisi Utama Badan Pusat Statistik (BPS) D.I. Yogyakarta Sentot Bangun Widoyono menjelaskan bahwa kunjungan pariwisata melalui Bandara Yogyakarta International Airport (YIA) pada bulan Oktober 2025 didominasi oleh sepuluh negara, yakni Malaysia, Singapura, Prancis, Tiongkok, Amerika Serikat, Jerman, Belanda, Inggris, Jepang, dan India.

Namun, dari sepuluh besar negara tersebut, hampir semua mengalami penurunan jumlah kunjungan dibandingkan bulan sebelumnya.  Penurunan jumlah kunjungan wisman terbesar berasal dari Jepang sebesar 47,31 persen diikuti Inggris sebesar 30,29 persen.

Sementara itu, peningkatan jumlah kunjungan wisman terjadi pada kunjungan dari negara Tiongkok sebesar 31,60 persen.  Dilihat secara kumulatif, jumlah wisman yang masuk ke Indonesia melalui Bandara YIA menurun 3,46 persen, dengan penurunan terbesar terjadi pada jumlah kunjungan wisman dari Tiongkok sebesar 33,85 persen.

Penurunan jumlah kunjungan wisman secara bulanan tersebut berbanding terbalik dengan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) atau okupansi hotel berbintang yang mengalami kenaikan pada bulan Oktober 2025.

TPK hotel berbintang di D.I. Yogyakarta pada Oktober 2025 tercatat mengalami peningkatan sebesar 6.73 poin atau 55,00 persen (m-t-m), jika dibandingkan September 2025. TPK tertinggi pada bulan Oktober 2025 tercatat pada hotel bintang 5, yaitu sebesar 60,10 persen, dan TPK terendah tercatat pada hotel bintang 1, yaitu sebesar 34,52 persen.

Sementara untuk TPK hotel nonbintang pada Oktober 2025 mengalami penurunan sebesar 21,95 persen atau 0,28 poin jika dibandingkan September 2025.

“Kalau menurut jenis hotel, maka didominasinya masih dengan hotel berbintang sebesar 473.364 tamu atau 66,74 persen, sudah cukup menarik bahwasanya pada hotel nonbintang masih berada pada posisi 235.925 tamu atau 33,26 persen,” ujar Sentot, seperti dikutip dari berita Bisnia pada Senin (1/12/2025).

Leave A Reply

Your email address will not be published.