Kepala Dispar DIY: Wisata Solo Bukan Saingan, tapi Pelengkap Wisata Yogya

0

ihgma.com – Kepala Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Singgih Raharjo, mengatakan bahwa sederet kasus kekerasan jalanan yang terjadi memang memberikan dampak negatif bagi citra pariwisata Yogya. Pasalnya, aspek keamanan jadi salah satu yang paling penting bagi sebuah kota wisata.

Karena itu, masalah keamanan ini menurut Singgih harus jadi perhatian penting untuk segera diselesaikan supaya tidak menggerus kepercayaan wisatawan terhadap Yogya.

“Apabila terjadi terus-menerus, maka kemudian ini akan menggerus juga kepercayaan wisatawan yang datang ke Jogja. Karena rasa aman dan nyaman itu sangat penting bagi wisatawan,” kata Singgih Raharjo, usai menghadiri rapat paripurna di Kantor DPRD DIY seperti dilansir Kumparan, Senin (27/3).

Meski begitu, sampai saat ini sebenarnya kasus-kasus kekerasan jalanan yang terjadi menurut dia tidak terlalu berpengaruh terhadap tingkat kunjungan wisatawan ke Yogya. Karena itu, pernyataan sebagian masyarakat membanding-bandingkan antara Yogya dan Solo, bahkan ada yang mengatakan bahwa para wisatawan kini mulai meninggalkan Yogya dan pindah ke Solo, menurut Singgih terlalu berlebihan.

Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo. Foto: Widi RH Pradana
Kepala Dinas Pariwisata DIY, Singgih Raharjo. Foto: Widi RH Pradana

Sampai saat ini, pariwisata yang dimiliki oleh Solo menurut Singgih lebih menjadi pelengkap bagi wisata yang dimiliki oleh Yogya.

“Saya kira Solo tidak menjadi kompetitor kita ya, (tapi) menjadi pelengkap kita. Yang perlu kita pahamkan bersama kan kalau di Jogja tidak ada, terus di Solo ada, kan jadi pelengkap,” ujarnya.

Lebih lanjut, Yogya-Solo-Semarang, menurut Singgih berada di kawasan Destinasi Super Prioritas (DSP) Candi Borobudur. Karena berada di kawasan destinasi super prioritas yang sama, sehingga antara Yogya, Semarang, dan Solo menurut Singgih tidak sedang bersaing, melainkan saling melengkapi untuk meningkatkan kawasan DSP Borobudur.

“Kalau kita bicara destinasi super prioritas maka Borobudur kita. Borobudur itu berada di Joglosemar, Jogja, Solo, Semarang. Kawasan ekosistem wisata ini yang harus kita jaga bersama-sama, saling melengkapi,” kata Singgih Raharjo.

Leave A Reply

Your email address will not be published.