Kemenparekraf Gelar Festival MiCE TO MEET YOU, Promosikan Budaya Pantun Betawi

0

ihgma.com – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menggelar acara bertajuk “MiCE TO MEET YOU 2024: Pantun Nusantara Mendunia”. Digelar di special venue Perkampungan Budaya Betawi Setu Babakan, Srengseng Sawah, Jagakarsa, Jakarta Selatan pada 10-11 Agustus 2024, acara ini hadir untuk menciptakan kegiatan inisiatif-inovatif yang memadukan pengalaman MICE (Meetings, Incentives, Conventions, and Exhibitions) dengan keindahan dan keunikan pertunjukan budaya lokal.

Dilansir Kumparan dari keterangan resmi yang diterima kumparan, acara ini menghadirkan talkshow, expo produk UMKM, kompetisi pantun, pemberian anugerah gelar kehormatan tokoh Betawi, hingga penampilan seni budaya Betawi.

Menteri Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Uno, mengatakan bahwa penyelenggaraan MiCE TO MEET YOU 2024: Pantun Nusantara Mendunia, merupakan bentuk apresiasi dan dukungan Kemenparekraf terhadap promosi destinasi wisata Jakarta, pelestarian warisan budaya Betawi berupa pantun, menggerakkan ekonomi lokal, dan juga upaya konkret pemerintah dalam menciptakan lapangan kerja untuk masyarakat.

Kemenparekraf gelar festival MiCE TO MEET YOU untuk promosikan budaya pantun Betawi. Foto: Dok. Istimewa
Kemenparekraf gelar festival MiCE TO MEET YOU untuk promosikan budaya pantun Betawi.
Foto: Dok. Istimewa

“Kita tahu bahwa pantun telah ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda oleh UNESCO pada tahun 2020. Tradisi lisan komunitas Melayu, termasuk pantun Betawi ini perlu dilestarikan kepada generasi muda dan dipromosikan ke seluruh dunia,” ujar Sandiaga.

“Kemenparekraf senantiasa berkomitmen untuk mengimplementasikan event berkelanjutan yang memberikan multipliers effect pada perekonomian daerah, melalui penyelenggaraan event-event berbasis kearifan lokal Indonesia, salah satunya melalui event penyelenggaraan MiCE TO MEET YOU 2024: Pantun Nusantara Mendunia ini,” lanjutnya.

Sandiaga menambahkan bahwa pariwisata berbasis budaya Betawi bisa dimanfaatkan sebagai daya tarik wisata yang unik, sekaligus melestarikan budaya Betawi. Wisatawan yang nantinya berkunjung ke Jakarta bisa merasakan dan mempelajari budaya Betawi.

Kemenparekraf gelar festival MiCE TO MEET YOU untuk promosikan budaya pantun Betawi. Foto: Dok. Istimewa
Kemenparekraf gelar festival MiCE TO MEET YOU untuk promosikan budaya pantun Betawi.
Foto: Dok. Istimewa

“Wisata budaya yang berbasis keunikan dari tradisi dan kearifan lokal, merupakan salah satu sektor pariwisata di Indonesia yang diminati oleh para wisatawan, baik nusantara maupun mancanegara. Kebudayaan Betawi, seperti kuliner betawi, kontes pantun, tanjidor, palang pintu, gambang kromong, pencak silat, komedi Betawi, baju adat pangsi, dan penampilan-penampilan lainnya bisa ditawarkan kepada wisatawan sebagai daya tarik wisata yang unik,” tambahnya.

Acara MiCE TO MEET YOU 2024: Pantun Nusantara Mendunia juga dimeriahkan oleh penampilan penggiat dan seniman Betawi, berupa tari kinang selaras, tradisi palang pintu dan tanjidor, gambang kromong, pencak silat dan Biang Kerok Band.

Kegiatan yang dirancang dalam bentuk Talkshow, pertunjukan hiburan dan Pameran UMKM ini, menjadi sarana yang tepat untuk bertukar gagasan, mengembangkan wawasan, menjalin kemitraan, membangun jejaring dan kolaborasi antara pemerintah dan komunitas budayawan.

Acara Kontes Pantun yang berhadiah total puluhan juta rupiah turut melibatkan juri-juri kompeten, seperti Budayawan Melayu, Syamsudin CH. Heasy; Tokoh dan Seniman Betawi, Arifin Kuncir; Pengamat Pantun Betawi, Babe Ojie; dan Penyiar Bens Radio, Puspa Nirwana.

Pengunjung Acara MiCE TO MEET YOU 2024: Pantun Nusantara Mendunia juga bisa menemukan kuliner-kuliner, seperti laksa dan toge goreng, selendang mayang, kerak telor, es cendol, kue kering Betawi, nasi uduk, merchandise, es potong, dan aneka snack khas Betawi.

Dalam acara acara MiCE TO MEET YOU 2024: Pantun Nusantara Mendunia, Menparekraf Sandiaga Uno juga menerima gelar kehormatan “Babe Dedengkot Betawi: Babe Sandi”, dari MABMI dan MANTAB yang merupakan wujud apresiasi masyarakat Betawi kepada Babe Sandi yang berkomitmen dan turut aktif melestarikan, serta menjaga Warisan Budaya Tak Benda yang telah ditetapkan oleh UNESCO pada tahun 2020.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.