Jepang Akan Tambah Kuota Turis yang Masuk ke Negaranya Menjadi 50 Ribu per Hari
ihgma.com – Jepang akan memikirkan untuk mencabut persyaratan tes COVID-19, sebelum keberangkatan turis asing yang ingin masuk ke negaranya.
Bukan hanya itu saja, bahkan pemerintah juga mempertimbangkan untuk menaikkan batas harian untuk turis yang ingin masuk ke Jepang.
Hal ini sepertinya perlu disambut baik oleh para turis. Sebab, Jepang merupakan salah satu negara yang memiliki aturan perjalanan dan perbatasan terkait COVID-19 sangat ketat.
Dilansir Kumparan dari Japan Today, saat ini Jepang masih mengharuskan turis yang masuk ke negaranya untuk menunjukkan tes COVID-19 dengan hasil negatif yang diambil 3 hari setelah keberangkatan. Namun, Pemerintah Jepang juga mungkin akan segera memperbolehkan turis yang sudah divaksinasi secara lengkap, untuk masuk tanpa harus melakukan tes COVID-19 lagi.

Selain itu, batas harian turis yang masuk ke Jepang juga akan dinaikka, yang awalnya hanya 20 ribu, kini menjadi 50 ribu turis per hari. Dalam beberapa minggu semua perubahan di Jepang akan diumumkan.
Sebelumnya, pada bulan Juni 2022 lalu, Jepang membuka diri untuk turis yang ingin masuk ke negaranya. Meskipun mereka tetap memberlakukan aturan bahwa para turis harus mendapatkan visa dan mengikuti tur wisata berpemandu.
Saat ini, para pebisnis dari lokal maupun asing telah mendesak relaksasi aturan-aturan dari Jepang. Hal ini karena aturan tersebut dinilai bisa menyebabkan Jepang tertinggal secara ekonomi.
Pebisnis Eropa dan Amerika menyambut baik langkah-langkah pelonggaran yang dilaporkan, dan sambil mendesak agar Jepang mengembalikan kelayakan bebas visa untuk pebisnis dan turis.
“Kami ingin tegaskan kembali bahwa kebutuhan para pebisnis untuk memiliki visa sebelum berangkat ke Jepang masih menjadi kendala,” kata Presiden European Business Council, Michael Mroczek.