Jelang Libur Lebaran 2022, Pemesanan Hotel di Badung Capai 40 Persen

0

ihgma.com, Badung – Jelang Libur Lebaran 2022, Pemesanan Hotel di Badung Capai 40 Persen. Libur Lebaran 2022 yang akan datang menjadi angin segar untuk pariwisata di Kabupaten Badung, Bali.

Bagaimana tidak, pada momen libur Lebaran 2022 tersebut, hunian hotel di Gumi Keris juga akan bertambah. Dari informasi yang didapat, sudah ada wisatawan domestik yang memesan hotel di Kabupaten Badung.

Hanya saja jumlahnya tidak signifikan, dan masih bertahap.  Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya dikonfirmasi Selasa 26 April 2022, tak menampik hal tersebut. Ia mengaku sampai saat ini sudah ada pesanan hotel untuk libur Lebaran 2022 yang akan datang.

“Untuk booking-an sudah ada, namun jumlah tidak signifikan. Setiap hotel jumlahnya berbeda-beda,” ujar Ngurah Rai Suryawijaya.

99184420
FuramaXclusive Ocean Beach Seminyak Bali (foto: booking.com)

Dijelaskan, untuk saat ini rata-rata pesanan hotel sudah mencapai 40 persen di Kabupaten Badung. Ia mengaku hotel di Kabupaten Badung tidak semua bisa terisi, pasalnya hotel jumlahnya banyak.

“Jadi mungkin ada beberapa hotel yang jumlah booking-annya lebih dari itu. Apalagi hotel punya grup jadi mungkin lebih dari itu okupansinya,” katanya.

Ia mengaku, regional okupansi saat ini katanya tidak menentu, mungkin jumlahnya akan lebih meningkat dari saat ini, mengingat libur Lebaran 2022 masing lama.

“Rata-rata wisatawan domestik itu akan tinggal di hotel bintang tiga dan empat. Apalagi hotel di Bali kini banyak ada promo,” bebernya.

Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya
Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya
Tribun Bali/Agus Aryanta

Disinggung mengenai wisatawan domestik yang banyak datang ke Bali, Wakil Ketua Bidang Budaya Lingkungan dan Humas Badan Pengurus Daerah PHRI Bali mengaku sebagian banyak wisatawan dari Jakarta, disusul Surabaya dan Semarang.

“Jadi untuk wisatawan yang libur Lebaran 2022 ke Bali kemungkinan sebagian besar akan menggunakan jalur darat. Jadi kami pastikan wisatawan, khususnya domestik pasti akan meningkat,” imbuhnya.

Sebelumnya, pada bulan Ramadhan 2022 diprediksi tingkat kunjungan mengalami penurunan. Hal itu lantaran banyak wisatawan memilih bertemu keluarga, dan menunaikan ibadah puasa bersama.

Kondisi itu diakui Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Badung, pasalnya dilihat dari data penerbangan domestik, jumlah kunjungan semakin menurun.

“Kami akui, mulainya bulan suci Ramadhan kunjungan justru menurun mencapai 40 sampai 50 persen,” kata Ketua PHRI Badung I Gusti Ngurah Rai Suryawijaya.

Menurutnya, di awal puasa angka kunjungan wisatawan domestik, yakni 6 ribu per hari, sebelumnya kunjungan wisatawan domestik bisa mencapai 13 Ribu.

“Penurunan ini mungkin karena bulan puasa, dan masyarakat ingin bersama keluarganya,” ungkapnya.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.