Flores Timur Latih 50 Pemandu Wisata untuk Majukan Sektor Pariwisata

0

ihgma.com, Larantuka – Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Kabupaten Flores Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT) mengadakan pelatihan untuk 50 pemandu wisata budaya selama tiga hari, sejak Rabu 15 Juni 2022 sampai 17 Juni 2022.

Kegiatan tersebut berlangsung di Desa Lewokluok, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, NTT. Kepala Disparbud Flores Timur Petrus Pemang Liku mengatakan, kegiatan tersebut merupakan upaya pemerintah untuk meningkatkan kemampuan sumber daya manusia (SDM) pariwisata yang berkompeten.

“Sektor pariwisata menjadi salah satu prioritas Pemkab Flores Timur selain pendidikan dan kesehatan. Kita sedang kembangkan pariwisata berbasis masyarakat, salah satunya melalui kegiatan pelatihan pemandu wisata,” kata Petrus seperti dilansir Kompas.com, Jumat (17/6/2022).

Ia melanjutkan bahwa geliat pariwisata yang makin berkembang harus diimbangi dengan kecakapan SDM pelaku wisata yang mumpuni. Terlebih, pemerintah pusat telah menetapkan Labuan Bajo sebagai kawasan destinasi wisata super premium di NTT.

Foto: Para peserta sedang mengikuti pelatihan menjadi pemandu wisata budaya di Desa Lewokluok, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, Jumat (17/6/2022).(Serafinus Sandi Hayon Jehadu/Kompas.com.)
Foto: Para peserta sedang mengikuti pelatihan menjadi pemandu wisata budaya di Desa Lewokluok, Kecamatan Demon Pagong, Kabupaten Flores Timur, Jumat (17/6/2022).(Serafinus Sandi Hayon Jehadu/Kompas.com.)

Karena itu Petrus berkeyakinan bahwa pariwisata Labuan Bajo akan berdampak ke sejumlah daerah, termasuk Flores Timur.

“Suatu saat pasti akan menjalar sampai ke sini. Untuk itu, kita mesti menyiapkan SDM kita sedini mungkin,” ujarnya.

Ia berharap, para pemandu wisata mendukung niat baik pemerintah dan saling bersinergi membangun industri pariwisata di Flores Timur.

“Harapkannya setelah mereka pulang, potensi wisata yang ada di masing-masing wilayah bisa digarap secara baik,” pintanya.

Upaya penataan tempat wisata di Flores Timur

Petrus menambahkan, pihaknya tidak hanya berupaya meingkatkan sumber daya manusia (SDM) pemandu wisata. Akan dilakukan pula penataan sejumlah tempat wisata di Flores Timur, seperti wisata alam, budaya, dan minat khusus.

Margareta (25) salah seorang peserta menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Flores Timur yang telah mendukung para pelaku wisata melalui pelatihan pemandu wisata. Ia berharap, pemerintah terus berkolaborasi membangun industri pariwisata di kabupaten itu.

“Harapannya ke depan terus bersinergi membangun pariwisata Flores Timur yang lebih baik,” ujarnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.