China Mulai Longgarkan Aturan Tes Covid-19 untuk Wisatawan dari Inggris

0

ihgma.com – Pada Kamis (19/5/2022), China menghapus beberapa persyaratan tes Covid-19 untuk orang-orang yang terbang dari Inggris. Ini merupakan bagian dari perubahan pada aturan Covid-19 sebagai upaya untuk mengatasi pandemi yang lebih baik.

Melansir dari Reuters, Kedutaan Besar China di Inggris mengatakan dalam sebuah pernyataan, wisatawan dari Inggris tidak perlu lagi mengikuti tes PCR tujuh hari sebelum terbang, dan persyaratan untuk tes antibodi juga telah dibatalkan.

“Namun, wisatawan dari Inggris masih perlu melakukan dua tes PCR dalam waktu 48 jam setelah keberangkatan penerbangan mereka ke China, dan tes antigen cepat pra-penerbangan dalam beberapa kasus,” kata kedutaan.

Perubahan tersebut mengikuti sedikit relaksasi aturan pengujian Covid-19 yang sama untuk orang-orang yang tiba di China dari negara-negara termasuk Amerika Serikat yang diumumkan minggu ini.

“Meskipun langkah ke arah yang benar, kami berharap untuk melihat relaksasi lebih lanjut khususnya untuk mengurangi panjang persyaratan karantina dan juga dimulainya kembali penerbangan langsung antara Inggris dan China yang telah ditangguhkan sejak Desember 2020,” kata Tom Simpson, managing director di China di China-Britain Business Council seperti dilansir Industry.

Kebijakan “covid zero dinamis” China, yang bertujuan untuk meminimalkan risiko wisatawan yang terinfeksi tiba dari luar negeri, telah mengakibatkan banyak hambatan untuk perjalanan internasional, mulai dari pembatasan masalah dan perpanjangan paspor bagi warga negara China hingga persyaratan karantina yang ketat pada saat kedatangan.

Mayoritas penerbangan internasional ke dan dari China daratan telah dibatalkan selama dua tahun terakhir.

Sementara, Kedutaan Besar China di Brasil mengatakan pada Kamis (19/5/2022) telah menghapus persyaratan untuk tes antibodi dan mempersingkat masa karantina pra-keberangkatan bagi karyawan di lembaga-lembaga China yang terbang ke China menjadi 10 hari dari 21 hari sebelumnya.

Banyak kedutaan masih memiliki berbagai persyaratan tambahan untuk orang-orang yang pergi ke China yang telah pulih dari Covid-19 atau yang melakukan kontak dekat dengan orang yang terinfeksi, termasuk isolasi pra-keberangkatan selama berminggu-minggu.

Leave A Reply

Your email address will not be published.