Bebas Visa 159 Negara Dicabut, Kunjungan Wisman ke Bali Justru Meningkat

0

ihgma.com, Denpasar – Kepala Kementrian Hukum dan HAM (Kemenkumham) Provinsi Bali Anggiat Napitupulu menegaskan pencabutan bebas visa kunjungan (BVK) 159 negara sejak 7 Juni 2023 lalu tidak berdampak kedatangan wisatawan mancanegara (wisman) ke Pulau Bali. Berdasarkan data, kunjungan turis asing justru meningkat.

“Apakah ada pengaruhnya terhadap wisatawan mancanegara ke Indonesia khususnya ke Bali, jawabannya tidak ada. Tidak ada pengaruhnya, karena kenyataannya per hari saja warga negara asing yang masuk ke Bali melalui Bandara Internasional Ngurah Rai itu sudah antara 16 sampai 17 ribu orang,” ujar Anggiat di Denpasar seperti dilansir dari Merdeka, Senin (3/6).

Jumlah kunjungan itu meningkat dan hampir mendekati masa-masa sebelum Pandemi Covid-19. “Masa-masa sebelum Pandemi Covid-19 bisa mencapai 19 ribu orang per hari. Sekarang Pandemi di-declared menjadi endemi beberapa bulan yang lalu, sekarang 16 ribu orang yang masuk (ke Bali),” ungkapnya.
Ia juga menilai, malah dengan adanya VoA wisman yang datang ke Indonesia itu lebih jelas, karena sebelum datang mereka tahu masa berlaku paspornya. Mereka juga menyediakan uang untuk VoA.

“Membayar ke kas negara dan kedua dia semakin menghargai kita sebagai negara, ternyata Indonesia itu bukan negara yang bisa dikunjungi tanpa visa dan ternyata mereka punya sistem visa yang sudah pasti, karena membayar visa on arrival itu kan jelas, kita datang ke satu wilayah itu ada persyaratannya,” ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur Bali, Wayan Koster mengatakan, beredar isu bahwa wisatawan di Bali sepi setelah penghentian sementara kebijakan BVK untuk 159 negara. Menurutnya itu tidak benar, malah turis di Pulau Dewata meningkat.

“Saya juga mengonfirmasi beberapa isu terkait 159 negara yang tadinya bebas visa sekarang dicabut, itu ada yang mengatakan Bali itu akan sepi. Saya menyampaikan, data jumlah wisatawan mancanegara yang datang ke Bali itu meningkat. Jadi tidak ada dampak dari rabies atau faktor-faktor yang muncul di publik selama ini termasuk pencabutan bebas visa 7 Juni (2023) lalu,” kata Koster saat ditemui di Kantor DPRD Bali, Senin (26/6).

Ia juga menyebutkan bahwa bahwa dari tanggal 1 hingga 7 Juni 2023 jumlah wisatawan mancanegara (wisman) yang datang ke Bali itu mencapai 16.246. Kemudian setelah bebas visa dicabut, kedatangan wisman dari tanggal 8 hingga 22 Juni 2023 malah naik 4 persen per hari.

“Jadi wisatawan mancanegara yang datang ke Bali itu terus mengalami peningkatan, sejauh ini tidak ada hal-hal yang membuat gangguan wisatawan mancanegara datang ke Bali. Bahkan sampai Agustus 2023 Bali ini full,” ujarnya.

.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.