Arak Bali Warisan Budaya Yang Kini Jadi Tujuh Minuman Spirit Dunia
ihgma.com – Hangat terasa di dada saat meneguk 3 sloki Arak Bali yang kini jadi minuman spirit dunia ketika saya mengunjungi sentra UMKM pembuatan arak Iwak Arumery milik Ida Ayu Puspa Eny di Jalan Marlboro No. 41, Denpasar, Bali
Ibu 65 tahun asal Karangasem ini ramah menyambut saya, usai wawancara pun dia menyodorkan tiga sloki dari lima rasa arak produksi Iwak Arumery untuk saya cicipi.
Kemasan produknya tampil elegan dengan unsur tradisional aksara Bali. Terlihat beberapa tempayan berbahan kaca berwarna-warni hasil destilasi arak yang difermentasi dengan rempah dan buah-buahan.
Proses pembuatan arakanya memakan waktu 1 tahun. Dayu memproduksinya dalam lima rasa, Varian Origine, Aveugle, Ameritha, Berries dan Mangaoestin. Cerita perjalanan araknya dari 15 tahun silam.

Pada tahun 2008, mantan Jurnalis media asing Australia dan Prancis itu serius belajar meracik arak Bali. Peraturan Gubernur Bali Nomor 1 Tahun 2020 tentang Tata Kelola Minuman Fermentasi dan/atau Destilasi Khas Bali, menjadi ruang geraknya menggandeng para petani.
Pulau Bali memiliki kelimpahan bahan baku arak seperti pohon kelapa, enau, dan lontar yang tumbuh subur. Dia berkreasi mencampur arak dengan rempah seperti Jahe, Cengkeh, Kayu Manis dan buah-buahan agar lebih diterima lidah, tidak hanya warga lokal tetapi orang luar negeri.
Arak pun ditetapkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda tahun 2022 melalui Surat Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 414/P/2022.
Dayu kecil pernah jatuh sakit sang kakek adalah seorang Usadha, menjadikan arak sebagai media pengobatan dengan ramuan arak “Jung”. Hari Tumpek Landep sebagai hari suci dan sakral dimaknai ketajaman pikiran menjadikan manusia kreatif dalam kehidupan menjadi momentum legalitas arak.

Umat Hindu Bali memuja Dewa Siwa dalam manifestasinya sebagai Dewa Kecerdasan Sang Hyang Pasupati. Secara sakala masy arakat Bali memuliakan dan merawat buah pikiran karya cipta, rasa, dan karsa hasilnya seperti warisan budaya berupa minuman arak Bali.
Setelah diresmikannya Pergub itu menjadi ruang gerak bagi petani di Bali mendapatkan manfaat keuntungan ekonomi sekaligus mengembangkan warisan budaya.
“Para petani, mereka mengeluh, tidak bisa produksi karena harus berurusan dengan aparat, Kemudian Di Bali arak bagian dari tradisi, selalu ada di acara pernikahan, kegiatan adat. Kenapa arak lestari ? karena tidak boleh menghilangkan warisan budaya turun temurun yang sudah ada di Bali,” kata Dayu saat dijumpai Tribun Bali di kediamannya, pada Rabu 11 Januari 2023.
Menatap 2023, arak sebelumnya sempat masuk dalam daftar negatif investasi yang peredarannya dibatasi pemerintah. Kini, lokal bercerita perjalanan Arak Bali menjadi minuman spirit dunia. Iwak Arumery tampil sebagai salah satu souvenir dalam KTT G20.
Arak menjadi minuman spirit ke-7 dunia, yang merupakan minuman kategori golongan C, dengan kadar alkohol 25 – 45 persen melalui proses destilasi. Arak Bali kini termasuk ke dalam 7 minuman spirit dunia, bersanding dengan Whiskey dari Irlandia, Rum dari India Barat, Gin dari Belanda, Vodka dari Rusia, Tequila dari Mexico, Brandy dari Belanda.
Hari Arak Bali yang ditetapkan pada 29 Januari 2023 mengejawantahkan arak sebagai warisan budaya ke seluruh penjuru buah dari perjuangan warga lokal Ini lah secuil cerita perjuangan aku lokal aku bangga di Bali menyandingkan arak Bali dengan minuman spirit ternama dunia.