Ada Kabar Penjualan Hotel di Bali, Cok Ace : Sebelum Covid-19 Ada Hotel Yang Dijual
ihgma.com, Denpasar – Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ( Cok Ace) tanggapi soal isu maraknya penjualan Hotel di Bali ditengah pariwisata mulai bangkit kembali.
Kata, Cok Ace terdapat beberapa Hotel yang sudah dijual bahkan sebelum Covid-19.
“Sebenarnya dari ada hotel yang sudah dijual sebelum covid-19 pun ada. Bahkan ada opini menjual Hotel tapi tidak usah dipikirkan yang jelas pariwisata Bali telah tumbuh sekarang dan saya kira propsek bagaimana pemerintah Provinsi dan pusat bekerja keras,” jelas Cok Ace seperti dilansir Tribun Bali pada Senin 23 Januari 2023.
Cok Ace juga mengatakan jika melihat kunjungan wisman ke Bali 2,2 juta dan dibandingkan dengan sebelumnya 6,3 juta wisman saja belum termasuk wisatawan domestik.
Bali sendiri memiliki 140 ribu kamar dan tidak pernah terisi hingga 70 persen.

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
“Penjualan Hotel tidak pernah disampaikan ke PHRI mereka bergerak dibawah semua, ini terkait masalah privasi sebagainya tidak pernah terekspos. Sebagian besar Hotel sudah beroperasi, ada beberapa belum 100 persen beroperasi,” tandasnya.
Sementara, Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia ( PHRI) Denpasar, Ida Bagus Sidharta Putra mengatakan pemilik Hotel yang menjual Hotelnya sejauh ini tidak melaporkan ke PHRI.
“Kalau jualan mereka jualan saja, jarang sekali kami dari asosiasi tahu yang dijual atau tidak, karena rugi atau tidak mau di Hotel lagi ada banyak reason seperti itu,” ungkap, Sidharta.
Ia pun menekankan, apapun itu agar mengambil sisi positifnya saja, kalau nanti yang membeli Hotelnya manajemen baru dan lebih bagus tentunya juga bagus untuk Bali.
PHRI di Asosiasi tidak bisa mendeteksi, karena pemilik Hotel memiliki agen-agen sendiri melalui PT.
Ia mengatakan Bali juga sempat hancur karena pengembang, dimana ada bangunan berbentuk ruko lalu diisi Hotel, seperti di Sunset Road.
Dan dengan Rp. 100 miliar sudah dapat 70-80 kamar diwilayah tersebut.
“Kondisi saat ini sudah mulai stand-up, saya kira siapa yang maju dia akan reward, artinya saya yang memperbaiki diri dan buka, dia tadinya punya kamar 30 buka dulu 5. Dan arrival sudah cukup bagus dan orang kagen terbang dan traveling ke Bali. Justru Hotel yang tutup kalau diperbaiki mahal sekali, maintaince dan lain-lain,” tutupnya.