Siapkan SDM Pariwisata Mumpuni Sejak Dini, Ini Pesan Sandiaga Uno Ajarkan Etos Kerja

0

ihgma.com, Badung – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, terus menggencarkan pengembangan pariwisata dari berbagai bidang.

Salah satunya melalui lembaga pendidikan pariwisata, untuk menyiapkan sumber daya manusia pariwisata. Berbagai ilmu pengetahuan dan motivasi, terus ia berikan kepada para generasi muda, termasuk civitas akademika Politeknik Pariwisata Bali.

Terlihat, Sandiaga Uno memenuhi undangan Wisuda XXVIII Politeknik Pariwisata Bali, secara online untuk memberikan sambutannya.

Sandiaga Uno mengatakan landainya Covid-19 pada tahun 2022 ini, merupakan kesempatan emas bagi dunia pariwisata. Kesempatan ini harus dipergunakan dengan maksimal, apalagi Bali yang merupakan surganya wisata yang menjadi representatif Indonesia.

“2022 adalah tahun penuh semangat karena Covid-19 yang melanda kurang lebih dua tahun lamanya sudah melandai.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, terus menggencarkan pengembangan pariwisata dari berbagai bidang. Salah satunya melalui lembaga pendidikan pariwisata, untuk menyiapkan sumber daya manusia pariwisata. Berbagai ilmu pengetahuan dan motivasi, terus ia berikan kepada para generasi muda, termasuk civitas akademika Politeknik Pariwisata Bali. Terlihat, Sandiaga Uno memenuhi undangan Wisuda XXVIII Politeknik Pariwisata Bali, secara online untuk memberikan sambutannya. Sandiaga Uno mengatakan landainya Covid-19 pada tahun 2022 ini, merupakan kesempatan emas bagi dunia pariwisata. Tribun Bali/Putu Yunia
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Republik Indonesia, terus menggencarkan pengembangan pariwisata dari berbagai bidang. Salah satunya melalui lembaga pendidikan pariwisata, untuk menyiapkan sumber daya manusia pariwisata. Berbagai ilmu pengetahuan dan motivasi, terus ia berikan kepada para generasi muda, termasuk civitas akademika Politeknik Pariwisata Bali. Terlihat, Sandiaga Uno memenuhi undangan Wisuda XXVIII Politeknik Pariwisata Bali, secara online untuk memberikan sambutannya. Sandiaga Uno mengatakan landainya Covid-19 pada tahun 2022 ini, merupakan kesempatan emas bagi dunia pariwisata.
Tribun Bali/Putu Yunia

Melalui arahan Presiden Joko Widodo, pemerintah terus memberikan perhatian pada pariwisata Indoensia untuk kembali menggeliatkannya,” kata Sandiaga Uno.

Penyambutan kesempatan ini harus tetap diiringi dengan protokol-protokol kesehatan CHSE yang lebih maksimal. Selain itu, Sandiaga Uno merasa perlu adanya langkah penyiapan dan pengembangan SDM melalui pembinaan di tingkat perguruan tinggi.

Ada empat hal yang perlu diperhatikan, dalam mengembangkan kualitas SDM pariwisata, termasuk SDM di lembaga pendidikan.

Pertama adalah pengembang pariwisata, harus memiliki keterampilan yang unggul sehingga dapat diandalkan. Pengembang pariwisata juga harus memiliki pengetahuan luas, yang dapat diperoleh dengan cara membaca.

“Teruslah belajar karena pengetahuan itu tidak ada habisnya dan ini merupakan syarat pengembangan SDM pariwisata.

Seperti bunyi slogan ‘The good leader is a good reader‘, pemimpin yang baik adalah pembaca karena dia terus berusaha meningkatkan pengetahuannya,” ujar Sandiaga Uno seperti dilansir Tribun Bali..

Selanjutnya, pengembang pariwisata harus memiliki sikap profesional dan berorientasi pada pelayanan.

Mengukuhkan diri sebagai seorang yang profesional, akan memberikan keprimaan layanan dari pengembang pariwisata. Terakhir adalah seorang pengembang pariwisata, harus mampu berkolaborasi dengan sekitarnya.

Willingness to work with others’, menuntut pengembang SDM untuk dapat berkomunikasi yang baik dengan sesama.

Hanya lulus dan memiliki ijazah tidaklah cukup, untuk mengembangkan pariwisata. Semua itu harus disertai dengan silaturahim, kolaborasi, kerjasama, dan gotong royong yang juga menjadi aset ke depannya.

Keyakinan akan kesiapan menyongsong bangkitnya pariwisata, dan ekonomi Indonesia harus ditanamkan dalam setiap benak pengembang pariwisata. Oleh karena itu, pengembang pariwisata wajib memiliki prinsip kerja yang disebut etos kerja 4 AS dalam Kemenparekraf.

“Kerja keras – untuk mencapai kesuksesan, kerja cerdas – mengaplikasikan ilmu yang telah dipelajari semasa kuliah. Kerja tuntas – jangan pernah berhenti sebelum selesai bertugas, dan kerja ikhlas – berikan yang terbaik dan sisanya serahkan kepada Tuhan Yang Maha Esa,” jelas Sandiaga Uno.

Ke empat AS ini harus dibingkai dengan semangat 3 G, yaitu gercep (gerak cepat), geber (gerak bersama), dan gaspol (garap semua potensi).

Dengan modal pengalaman selama kuliah, dan prinsip tersebut Sandiaga Uno yakin dunia pariwisata akan kembali pulih, bahkan semakin baik di kemudian hari.

Recover together, recover stronger, but also recover better,” tuturnya.

Sandiaga Uno kemudian mengingatkan, kepada generasi muda tentang masa depan bangsa yang ada di pundak mereka. Ia berharap generasi muda dapat bersatu dan optimistis, menata masa depan yang disertai dengan citra positif.

Dengan demikian bangsa Indonesia termasuk tumpuannya, pada pariwisata akan semakin berkembang dan semakin maju.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.