Waisak 2022, Warga Mulai Padati Sekitar Candi Borobudur dan Candi Mendut

0

ihgma.com, Magelang— Panitia peringatan Tri Suci Waisak 2566 BE/2022 M menyalurkan bantuan sosial (bansos) berupa paket sembako kepada ribuan warga di sekitar Candi Borobudur dan Mendut, Magelang, Provinsi Jawa Tengah.

Plt. Dirjen Bimas Buddha Kemenag RI Nyoman Suriadarma menyampaikan ucapkan terima kasih kepada Perwakilan Umat Buddha Indonesia (Walubi) atas giat bakti sosial yang dilakukan setiap menyambut perayaan Waisak dan perayaan keagamaan lainnya.

Menurutnya, bakti sosial merupakan implementasi nilai keagamaan Buddha. Nyoman berharap segenap komponen umat Buddha terus meningkatkan dan mengembangkan kepedulian dalam membangun kebersamaan untuk negeri tercinta.

“Walaupun bangsa kita saat ini masih menghadapi pandemi, tetapi tidak menghilangkan kewaspadaan kita semua untuk selalu menerapkan protokol kesehatan agar kita semua terbebas dari segala penyakit,” kata Nyoman Suriadarma usai menyerahkan bantuan sosial di Candi Mendut, Magelang, Sabtu (14/5/222). Seperti dilansir Industry dari laman Kemenag.go.id.

Sejumlah Biksu mengikuti kirab saat prosesi kirab Waisak 2563 BE/2019 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019). Prosesi kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur yang diikuti oleh ribuan umat Budha itu menjadi rangkaian puncak peringatan Tri Suci Waisak 2019.(ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO)
Sejumlah Biksu mengikuti kirab saat prosesi kirab Waisak 2563 BE/2019 di kawasan Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Sabtu (18/5/2019). Prosesi kirab dari Candi Mendut menuju Candi Borobudur yang diikuti oleh ribuan umat Budha itu menjadi rangkaian puncak peringatan Tri Suci Waisak 2019.(ANTARA FOTO/ANDREAS FITRI ATMOKO)

Sementara itu, Ketua II DPD Walubi Provinsi  Jawa Tengah Tanto Sugito Harsono menyampaikan rangkaian waisak tahun ini diawali dengan berbagi kepada sesama dengan menyalurkan sembako.  “Kami dari Panitia melakukan penyaluran bantuan sosial sebanyak 3000 paket sembako kepada warga di wilayah Borobudur dan Mendut,” jelasnya.

Camat Borobudur Subiyanto menambahkan, perayaan Waisak saat ini seperti tahun sebelumnya, digelar dengan semangat kebersamaan dan kepedulian. Dia berharap ke depan kegiatan ini  akan semakin memperat persaudaraan dalam sebuah bangsa.

“Kebersamaan yang telah dibangun selama ini lewat penyerahan bantuan sosial khususnya dalam menyambut Perayaan Waisak merupakan wujud kepedulian bagi bangsa kita,” ungkapnya

“Meski Indonesia beragam suku dan agama, namun tetap bersatu. Itulah indahnya Indonesia,” sambungnya

Leave A Reply

Your email address will not be published.