Devisa Pariwisata Bali ke Indonesia 107 Triliun, Koster: Kami Minta Perhatian Khusus
ihgma.com – Gubernur Bali, Wayan Koster memberikan pidato dalam pembukaan Musda Partai Hanura di Trans Hotel Resort Seminyak, Senin 11 Agustus 2025.
Dalam pidatonya itu, Koster menyinggung sumbangsih Bali kepada Indonesia lewat devisa pariwisata. Dan ia meminta agar Bali diberikan perhatian khusus atas kontribusinya tersebut.
Menurut Koster, di tahun 2024, jumlah wisatawan yang datang ke Bali mencapai 6,4 juta. Sementara jumlah wisatawan ke Indonesia di tahun yang sama 13,9 juta.
“Kalau dihitung porsinya, 46 persen kontribusinya adalah wisatawan ke Bali. 46 persen itu berdampak pada kontribusi devisa pariwisata Bali ke Indonesia,” paparnya seperti dikutip dari berita Tribun Bali.
Menurutnya dari devisa pariwisata, Bali menyumbang Rp 107 triliun. Sedangkan total devisa pariwisata Indonesia sebesar Rp 240 triliun atau 44 persennya disumbang oleh Bali. Meski begitu, menurut Koster, timbal balik yang diberikan untuk Bali tidak sesuai.
“Pembangunan infrastruktur di Indonesia, alokasi dari kementerian tidak memperhatikan dengan treatment khusus sebagaimana kekhususan daerah-daerah tertentu seperti Bali. Sehingga Bali tidak mampu membangun infrastruktur secara memadai karena fiskalnya rendah,” terangnya.
Sehingga pihaknya sudah menyampaikan ke forum di DPR agar Bali mendapat perhatian khusus.
“Kami tidak minta otonomi khusus, tapi perhatian khusus. Terutama untuk pembangunan infrastruktur, transportasi, air bersih, dan sampah, agar pariwisata Bali terjaga berkelanjutan,” paparnya.
Apalagi menurutnya sampai saat ini masih banyak orang luar yang lebih kenal Bali daripada Indonesia.
“Jadi harusnya Indonesia terima kasih pada Bali. Terima kasih tidak dalam kata-kata, tapi dalam bentuk nyata,” imbuhnya.