Dibangun di Lahan Seluas 5,0 Hektar, Rumah Sakit Skala Internasional Akan Dibuka di Sanur Bali
ihgma.com, Denpasar – Indonesia diperkirakan kehilangan Rp97,6 T setahun karena hampir 2 juta orang Indonesia bepergian ke luar negeri untuk tujuan pemeriksaan kesehatan serta pengobatan berkelanjutan lainnya seperti kanker dan aestethic di tahun 2019.
Hal ini menjadi dasar pemerintah melalui BUMN untuk membangun fasilitas kesehatan bertaraf internasional dengan teknologi, spesialisasi serta didukung oleh sistem dan sumber daya manusia kesehatan andal.
Terobosan ini akan dilakukan dengan membangun rumah sakit berskala internasional di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) seluas 40 hektar untuk fasilitas kesehatan yang pertama di Sanur, Bali.
Pembangunan rumah sakit diharapkan selesai pada akhir 2023 dan beroperasi penuh pada awal tahun 2024.

Tribun Bali/Ni Luh Putu Wahyuni Sari
Berdiri di atas lahan seluas 5,0 Ha (dengan luas bangunan sekitar 60.000 M2 di empat lantai) yang dikelilingi oleh landscape tanaman tropis, pengembangan Bali International Hospital (BIH) merencanakan 250 tempat tidur rawat inap, dengan 6 pusat unggulan kelas dunia, terutama di sektor Cardiology, Oncology, Neurology, untuk manajemen penyakit kritis.
Selain itu, Gastro-Hepato (Gastroenterology), Orthopaedic serta Medical check up akan menjadi spesialisasi medis yang sepenuhnya terintegrasi ke dalam rumah sakit ini.
Dengan diterbitkannya Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Penyelenggaraan Kegiatan Usaha Rumah Sakit di Kawasan Ekonomi Khusus, diharapkan tenaga kesehatan warga negara Indonesia lulusan luar negeri dapat berpraktek tanpa melalui prosedur adaptasi di universitas pendidikan terlebih dahulu dengan misi untuk mentransfer pengetahuan dan teknologi secara progresif serta masuknya obat obatan berkualitas tinggi sesuai ijin edar dapat digunakan.
Didukung dan dipandu oleh ‘the Medical Advisory Board’ yang terdiri dari Guru Besar dan pakar bidang kedokteran yang berasal dari berbagai Universitas di Indonesia, untuk mencapai keunggulan klinis, operasional dan bisnis, rumah sakit Bali yang baru ini akan mampu meningkatkan daya saingnya dibandingkan dengan institusi regional lainnya dan memberikan ketenangan pikiran kepada pasien masa depan.

TRIBUN BALI/ I PUTU SUPARTIKA
Pasalnya, pasien dapat meyakini bahwa penyedia layanan kesehatan mereka berkolaborasi dengan institusi dunia yang terpercaya di industri kesehatan ini.
Rumah Sakit Internasional Bali berkomitmen untuk menempatkan dan menumbuhkan reputasi Bali sebagai destinasi medical tourism terkemuka di Indonesia. Perusahaan berharap dapat terus dipercaya dan mendapatkan dukungan penuh baik dari Pemerintah Daerah maupun Pemerintah Pusat sehingga dapat mencapai tujuan bangsa yakni membawa potensi Indonesia melalui Bali.
“Pada akhirnya, rumah sakit internasional ini menjadi kebanggaan dan semakin berkontribusi dalam meningkatkan pendapatan daerah. Ini bagian dari komitment badan Usaha Milik Negara ( BUMN) untuk Indonesia,” ujar dr Mira, Direktur Utama, PT. Pertamedika – IHC seperti dilansir Tribun Bali..
Inovasi ini juga untuk merevitalisasi hotel bersejarah yang dibangun oleh Ir. Soekarno dan menyatu dengan etno botanical garden.
Sanur yang sudah terkenal sejak dekade sebagai destinasi wisata sarat dengan budaya dan sejarah menjadi pilihan lokasi yang tepat.
Mengambil inspirasi Sanur dari asal kata ‘Sahar Nuhur’ atau ‘silahkan datang’ dan di mana wilayah desa Intaran (diambil dari banyaknya tumbuhan perdu Intaran) dulunya banyak dipakai untuk pengobatan serta Sanur yang juga dikenal sebagai ‘the sunrise of Bali’ menjadikan Sanur istimewa sebagai destinasi kesehatan.
KEK Kesehatan ini kelak bukan hanya menawarkan Medical Tourism namun juga dapat menjadi tujuan untuk wisata wellness sehingga Bali akan memiliki Health Tourism yang komprehensif.
PT Pertamina Bina Medika – Indonesia Healthcare Corporation (IHC) bersama dengan Mayo Clinic merancang desain bangun, tata kelola dan budaya, layanan medis dan quality assurance dengan tujuan untuk memposisikan kualitas, keamanan, dan pengalaman pasien pada standar internasional tertinggi – dengan demikian diharapkan orang Indonesia tidak perlu lagi keluar negri untuk berobat.
Mayo Clinic merupakan rumah sakit terbaik dunia (sejak publikasi daftar Global Newsweek & Statista Inc. pertama pada tahun 2019), rumah sakit terbaik AS selama tujuh tahun berturut-turut, serta peringkat teratas dalam empat belas spesialisasi (US News & World Report).
Mayo Clinic adalah lembaga perawatan kesehatan terkemuka di dunia, yang menonjol karena keunggulannya yang konsisten, termasuk dokter yang terkemuka, perawatan keperawatan terbaik, dan teknologi canggih.
Sementara itu, Wakil Gubernur Bali Tjokorda Oka Artha Ardhana Sukawati ( Cok Ace) mengatakan di Tahun ini masih terdapat masalah global perang Rusia dan Ukraina, dan tidak hanya dua Negara itu saja tapi memiliki dampak ekonomi kepada negara-negara di Eropa.
“Jadi sekarang ini jadi dampak. Mudah-mudahan dengan alasan ketenangan dan kedamaian mereka memilih Bali untuk tempat mereka istirahat. Semoga kita menangkap oportunity ini ketika mereka khawatir adanya perang semoga Bali tempat yang tenang untuk kita,” kata, Cok Ace.