Harmoni Dua Perayaan Suci: Nyepi dan Idul Fitri di AYANA Bali & AYANA Komodo

0

ihgma.com – Pada Maret 2026, masyarakat Indonesia akan menikmati masa libur panjang karena Nyepi yang jatuh pada Kamis, 19 Maret, serta Idul Fitri pada 21-22 Maret berlangsung dalam pekan yang sama. Situasi ini membuka peluang libur sekitar tujuh hari, menghadirkan waktu ideal untuk menggabungkan momen refleksi, perjalanan, dan kebersamaan di dua destinasi unggulan Indonesia.

Dalam rangka menyambut momen istimewa ini, AYANA Bali dan AYANA Komodo Waecicu Beach menghadirkan pilihan bagi para tamu untuk menikmati musim liburan: merayakan Nyepi di Bali atau melanjutkan perjalanan ke Labuan Bajo selama masa Nyepi, sebelum menikmati perpanjangan liburan Idul Fitri yang memungkinkan waktu kebersamaan keluarga dan eksplorasi.

Pengalaman Nyepi di AYANA Bali

AYANA Bali_AYANA Resort Bali. Foto: Dok. AYANA Bali
AYANA Bali_AYANA Resort Bali. Foto: Dok. AYANA Bali

Tanggal 19 Maret 2026 menandai perayaan Nyepi, hari suci dalam kalender Saka Bali, yaitu ketika seluruh aktivitas di pulau dihentikan selama 24 jam penuh. Momen hening ini menghadirkan kesempatan istimewa untuk merenung dan merefleksikan diri, sebuah pengalaman langka dan ideal bagi masyarakat Bali dan Indonesia yang ingin mengisi masa libur dengan pengalaman bermakna dan mendalam.

Dari 18 hingga 20 Maret 2026, AYANA Bali menghadirkan pengalaman Nyepi yang memadukan koneksi budaya dan pengalaman spiritual di kawasan resor seluas 90 hektare yang berdiri di atas tebing menghadap Samudera Hindia.

Rangkaian perayaan dimulai pada Hari Pengerupukan yang jatuh pada tanggal 18 Maret, dengan prosesi Ogoh-Ogoh, yaitu patung raksasa simbol unsur negatif yang diarak dan dibersihkan secara ritual sebagai bagian dari persiapan menyambut Tahun Baru.

AYANA Villas Bali_1BR Ocean Front Cliff Villa. Foto: Dok. AYANA Bali
AYANA Villas Bali_1BR Ocean Front Cliff Villa. Foto: Dok. AYANA Bali

Tahun ini, terdapat dua karya utama Ogoh-Ogoh, yaitu Giri Murka yang menggambarkan gunung berapi yang dikuasai sosok iblis keserakahan, serta Danu Murti, sosok pejuang berunsur air yang penuh kasih, menjadi simbol keseimbangan abadi antara kehancuran dan pembaruan.

 

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.