Global Tourism Forum Kembali Digelar di Bali, Bahas Bangkitnya Pariwisata

0

ihgma.com, Denpasar – Ratusan peserta dari berbagai Negara ikuti Global Tourism Forum – Annual Meeting (GTF- AM) 2022, yang digelar di Bali usai KTT G20 berakhir.

Global Tourism Forum ini mengusung tema ‘Time for Travel & Tourism: from Words to Actions’.

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif RI, Sandiaga Salahuddin Uno yang hadir dalam pembukaan acara ini mengatakan, forum ini penting karena kali ini dunia pariwisata telah memasuki fase pemulihan yang memiliki tantangan tersendiri.

Global Tourism Forum yang digelar di Bali ini kata dia, diikuti oleh lebih dari 200 peserta dari berbagai belahan dunia.

Mereka hadir untuk ikut merumuskan dan mendiskusikan pariwisata ke depan, terutama berkaitan dengan kebangkitan dan penciptaan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan, serta  fokus kepada penciptaan lapangan kerja.

“Saya sangat yakin, dengan global tourism forum ini, akan tercipta suatu terobosan, sehingga target penciptaan 1,1 juta lapangan kerja tahun 2022 ini dan 4,4 juta tahun 2024, bisa tercapai,” jelasnya seperti dilansir Tribun Bali pada Kamis, 17 November 2022.

Sebelumnya, pada kegiatan KTT G20, dari deklarasi yang dihasilkan, ada tiga hal yang sangat mengena kepada Global tourism forum.

Pertama adalah fleksibilitas dalam kebijakan, kedua adalah stabilitas makroekonomi, ketiga investasi terutama berkaitan dengan kemajuan dari beberapa sektor yang terdampak oleh pandemi, sehingga investasi ini sangat diperlukan untuk menciptakan lapangan kerja.

Kemudian yang keempat adalah Sustainable Development Goals (SDGs)

“Ini semua tercakup dalam global tourism forum. Dari deklarasi kemarin kita kerucutkan, ada 4 yang bisa kita wujudkan disini, kita harapkan juga tadi penyampaian pesan dari bapak presiden, agar kita hentikan perang, kita hentikan kekerasan,  alasan kemanusiaan untuk kebangkitan kita, dan juga masalah pangan dan energi, ini yang menjadi salah satu kunci utama, bisa kita hadirkan. Yang kedua tadi saya sampaikan bahwa presiden mengarahkan mereka untuk tinggal lebih lama lagi di Indonesia di Bali dan di 5 destinasi super prioritas, mendorong bangkitnya sektor ekonomi kita,” sambungnya.

Chairman ITF Sapta Nirwandar berharap kegiatan ini berdampak positif terhadap pengembangan pariwisata dunia, salah satunya terkait pengembangan lokasi wisata baru.

Sebagai tuan rumah, Sapta berharap dampak itu benar-benar bisa dirasakan oleh Indonesia.

“Forum dua hari di Bali ini lebih dari sekadar berbicara tentang strategi dan rekomendasi di bidang pariwisata. Kami benar-benar akan berjalan dan menjalankannya, karena di sini kami akan mengadakan Temu Bisnis, B2B (business to business) dan B2G (business to government), serta Investment Forum yang dihadiri oleh lebih dari 20 investor yang akan membangun industri kembali lebih kuat,” kata, Sapta.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.