Event Lambassador Hadirkan Hidangan Para Sultan Era Ottoman

0

ihgma.com – Selama ratusan tahun, Ottoman —atau nama lain dari Kesultanan Turki Usmani— menguasai berbagai wilayah dan telah meninggalkan berbagai warisan sejarah yang hingga kini masih dapat kita lacak jejaknya.

Mulai dari peninggalan bangunan-bangunan bersejarah hingga mewariskan beragam kuliner khas. Salah satunya adalah sajian daging merah yang kala itu digunakan kesultanan Ottoman untuk menjaga stamina, menambah energi, dan memberikan protein yang baik bagi tubuh.

Mereka pun mengonsumsi daging ini setiap hari untuk melengkapi kebutuhan nutrisi sehari-hari. Daging merah menjadi pelengkap asupan makanan demi memenuhi kebutuhan gizi yang seimbang.

Daging merah diketahui memiliki kandungan zat besi dan seng yang dapat membantu mencegah gejala anemia, meningkatkan kadar hemoglobin, mengurangi kelelahan, dan mendorong imunitas serta konsentrasi.

Tags : Restaurant Review - Warung Turki (Jakarta)Restaurant ReviewRestaurantReviewWarung Turki By TurkuazWarung TurkiTurki FoodKemangJakartaIndonesia
Tags : Restaurant Review – Warung Turki (Jakarta)Restaurant ReviewRestaurantReviewWarung Turki By TurkuazWarung TurkiTurki FoodKemangJakartaIndonesia. indoclubbing.com

Selain sapi, konsumsi daging merah juga bisa diperoleh lewat olahan daging domba yang juga tak kalah bernutrisi. Salah satu jenis daging yang sering dikonsumsi di era Kesultanan Turki adalah daging domba.

Meat and Livestock Konsisten Memperkenalkan Daging Domba

Ada banyak manfaat yang bisa didapatkan dari daging domba. Namun sayang, masih banyak orang yang belum mengetahuinya.

Karena itulah, Meat and Livestock Australia (MLA) menggelar acara Lambassador Dine In yang dihelat jelang buka puasa di Warung Turki Kemang, Jakarta seperti dilansir Kumparan Senin (11/4), untuk mengedukasi tentang manfaat daging domba kepada khalayak.

Event Lambassador. Dok. MLA.
Event Lambassador. Dok. MLA.

Trade Development Manager MLA, Siti Nur Aini, mengatakan, selama ini daging domba dicap buruk oleh masyarakat. Padahal, mengonsumsi daging merah seperti daging domba sangat dianjurkan untuk membentuk kekebalan tubuh, terlebih di era pandemi.

“Persepsi (masyarakat) bahwa daging domba itu punya efek kesehatan yang buruk,” kata Aini.

Senada dengan Aini, owner Warung Turki Shisha, Chef Sezai Zorlu, mengatakan, masyarakat tidak perlu takut kolesterol mengonsumsi daging domba selama takarannya tepat dan cara pengolahan serta frekuensi memasaknya diperhatikan. Apalagi, selain mengandung protein, daging domba mengandung semua asam amino esensial.

Menurut pakar nutrisi Emilia Achmadi, daging domba kaya akan protein yang membantu seseorang merasa kenyang lebih lama. Untuk itu, mengonsumsi daging merah seperti daging domba bisa membantu seseorang menurunkan berat badan asalkan memperhatikan kualitas, takaran saji, cara pengolahan, dan frekuensi mengonsumsinya. Selain itu penting juga memperhatikan keseimbangan dengan grup makanan yang lain dan aktif secara fisik.

Tags : Restaurant Review - Warung Turki (Jakarta)Restaurant ReviewRestaurantReviewWarung Turki By TurkuazWarung TurkiTurki FoodKemangJakartaIndonesia
Tags : Restaurant Review – Warung Turki (Jakarta)Restaurant ReviewRestaurantReviewWarung Turki By TurkuazWarung TurkiTurki FoodKemangJakartaIndonesia. Foto : indoclubbing.com

“Kalau kita makan protein tinggi kayak daging domba, itu kenyangnya juga lebih lama karena proses pengosongan lambungnya jadi lebih perlahan. Apalagi, daging domba juga diperkaya dengan nutrisi penting lainnya seperti zat besi dan zinc yang dapat mencegah penurunan imunitas dan anemia,” kata Emilia.

“Justru (makan daging domba) ideal karena ada zat besinya, zinc-nya. Jadi pada saat kita mengurangi kalori, daya tahan tubuh tidak turun. Zat besi juga enggak berkurang, jadi enggak anemia dan enggak lemas,” tambahnya.

Kendati demikian, Emilia menegaskan, meski membawa banyak manfaat, penting juga untuk mengonsumsi daging domba yang berkualitas dan memperhatikan cara mengolahnya.

“Kalau kita mengolah dagingnya benar, memilih dagingnya juga benar, kan lemaknya juga nggak tinggi,” pungkas Emilia.

Australia, negara pengekspor terbesar daging domba di dunia

Sebagai pengekspor terbesar daging domba di dunia, Australia sangat memperhatikan kesehatan para domba. Mereka diternak secara alami di padang rumput hijau yang subur.

Selain itu, daging domba #TrueAussieLamb juga dibesarkan dengan perpaduan terbaik alam yang meliputi udara bersih, air segar, dan rumput hijau. Tak hanya itu, daging domba Australia yang beredar di Indonesia juga telah dijamin kehalalannya karena telah mendoapat sertifikasi dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Meat and Livestock Australia (MLA) hadir membantu masyarakat di Indonesia dalam menyediakan kebutuhan daging sapi dan domba Australia yang tentunya halal, berkualitas dan menyehatkan.

Temukan informasi lebih lanjut tentang program seru dari MLA selanjutnya dengan follow Instagram @trueaussieid, Youtube True Aussie Indonesia Official dan website www.trueaussiebeefandlamb.id dan www.lambassador.asia.

 

Leave A Reply

Your email address will not be published.