Sandiaga Imbau Pelaku Wisata Tak Naikkan Harga Secara Sepihak Saat Mudik Lebaran
ihgma.com, Jakarta – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno mengimbau para pelaku usaha wisata tidak menaikkan harga secara sepihak saat periode mudik Lebaran 1443 Hijriah. Kenaikan ini akan menggerus daya beli masyarakat di tengah tingginya harga-harga kebutuhan pokok.
“Perihal harga itu penting karena banyak yang secara sepihak menaikkan harga mendadak,” ujar Sandiaga dalam weekly press briefing seperti dilansir Tempo, Senin 18 April 2022.
Dia mengatakan Kementeriannya telah mengeluarkan surat edaran (SE) mengenai persiapan sektor pariwisata menyambut masa mudik Lebaran 2022. Surat edaran itu mengatur pelbagai hal, termasuk ketentuan-ketentuan yang berlaku bagi pengelola tempat wisata selama periode ramai pengunjung.
Beleid juga mengatur protokol kesehatan yang wajib berlaku di destinasi wisaata untuk mencegah penularan virus Corona selama peningkatan pergerakan wisatawan terjadi. Berpedoman pada pengalaman-pengalaman Lebaran tahun sebelumnya, Sandiaga mengatakan pemerintah dan pemangku kepentingan akan memonitor pergerakan wisatawan di lokasi wisata.

“Kalau ada pelanggaran yang berulang dan sangat mencoreng citra pariwisata, kami akan bekerja sama dengan aparat dan instansi terkait untuk penindakan,” kata Sandiaga.
Dia menduga ada 48 juta pemudik yang akan melakukan perjalanan wisata domestik pada masa Lebaran. Pergerakan wisata akan terkonsentrasi di Pulau Jawa, khususnya Jawa Timur.
Dia memberikan alternatif kepada masyarakat untuk mengunjungi desa wisata jika kantong-kantong utama destinasi wisata sudah dijejali pengunjung saat masa libur Lebaran. “Kalau memang tempat-tempat wisata yang biasa sudah membludak, desa wisata terbuka, juga destinasi berbasis ekowisata. Ini banyak diminati,” ucap Sandiaga.