Duh… UNWTO ‘Ramal’ Industri Pariwisata Belum Bisa Pulih hingga 2024
ihgma.com – Organisasi Pariwisata Dunia (UNWTO) menyampaikan industri pariwisata diperkirakan belum bisa pulih dari keterpurukan akibat Covid-19 hingga 2024.
UNWTO juga mengatakan indikator pariwisata tetap jauh di bawah tingkat sebelum pandemi.
Dilansir Industry dari laman news24, hal ini diakibatkan karena industri pariwisata mengalami pukulan besar pada 2020 sebagai akibat dari penguncian dan pembatasan perjalanan yang bertujuan untuk mengekang penyebaran Covid-19, sehingga membuat orang-orang di seluruh dunia membatasi aktivitas mereka dan kehilangan mata pencaharian mereka.
Meningkatnya tingkat vaksinasi dan pelonggaran pembatasan perjalanan memang memungkinkan kenaikan kecil pada paruh kedua tahun 2021, UNWTO yang berbasis di Madrid mengatakan dalam sebuah laporan, meskipun penyebaran varian Omicron pada bulan Desember memicu penurunan lain dalam pemesanan perjalanan dan optimisme industri.

“Laju pemulihan tetap lambat dan tidak merata di seluruh wilayah dunia karena berbagai tingkat pembatasan mobilitas, tingkat vaksinasi dan kepercayaan wisatawan,” kata laporan itu.
Data menunjukkan, pada 2021 di Eropa dan Amerika, kedatangan wisatawan asing melonjak sebesar 19 dan 17 persen. Namun di Timur Tengah, kedatangan menurun sebesar 24 persen.
Di sisi lain, kawasan Asia-Pasifik merosot 65 persen dibandingkan 2020. Lalu turun 94 persen dibandingkan dengan saat sebelum pandemi.
Sebenarnya, sektor pariwisata sudah mulai berangsur pulih pada 2021. Hal ini ditandai dengan pertumbuhan sebesar 4 persen jika dibandingkan dengan 2021.
Sementara, pendapatan pariwisata pada 2020 turun 72 persen dari tahun sebelumnya.
Laporan tersebut juga menyatakan, kontribusi ekonomi pariwisata pada tahun 2021 (diukur dalam produk domestik bruto langsung pariwisata) diperkirakan mencapai USD 1,9 triliun, di atas USD 1,6 triliun pada tahun 2020, tetapi masih jauh di bawah nilai pra-pandemi sebesar USD 3,5 triliun.
Sekitar 64 persen profesional pariwisata yang disurvei oleh UNWTO pada bulan Desember tidak mengharapkan pemulihan penuh sebelum 2024 karena peningkatakan kasus Omicron.
“Peningkatan baru-baru ini dalam kasus Covid-19 dan varian Omicron diatur untuk mengganggu pemulihan dan mempengaruhi kepercayaan diri hingga awal 2022 karena beberapa negara memperkenalkan kembali larangan perjalanan dan pembatasan untuk pasar tertentu,” jelas laporan itu.