Hotel di Yogyakarta Optimis Ada Peningkatan Kunjungan di Tahun 2022
ihgma.com, Yogyakarta – Hampir dua tahun dunia perhotelan di Yogyakarta lumpuh karena dampak pandemi COVID-19. Alhasil, kunjungan wisatawan baik lokal maupun luar wilayah mengalami penurunan. Namun memasuki tahun 2022 ini, hotel di Yogyakarta tampaknya mulai bersiap dan optimis akan adanya kunjungan lebih banyak.
General Manager Fave Malioboro Hotel, Djaozan Dwi Hasto mengatakan bahwa tahun 2022 ini menjadi momentum untuk untuk bangkit dalam industri perhotelan. Momen ini juga menjadi momen istimewa dengan bertepatan ulang tahun hotel ke-6 yang membawa harapan baru bagi mereka.
“Kami mengusung one mind, one heart dan new spirit. Harapannya agar tahun 2022 ini semakin berkembang dan kami semua terpacu untuk bangkit,” katanya dalam perayaan di hotel pada Senin (17/1/2022) seperti dilansir Kumparan.

Dalam perayaan tersebut, mereka mereka tak hanya menggelar perta perayaan melainkan sejumlah kegiatan seperti bakti sosial hingga mengakrabkan diri dengan karyawan satu sama lain.
“Mudah-mudahan di awal tahun 2022 menjadikan spirit bukan hanya bagi hotel ini saja tapi untk semua orang di sekitar kami,” katanya.
Dalam hal ini hotel mulai terbuka dengan wisatawan. Meski memasuki Era New Normal, mereka tak meninggalkan kebiasaan untuk patuh dalam protokol kesehatan. Dalam hal ini penggunaan masker, sterilisasi dan penggunaan aplikasi PeduliLindungi sebagai screening awal diketatkan.

(Foto: doc booking.com)
“Meski kami sudah membuka diri untuk wisatawan, tapi tetap protokol kesehatan dijaga. Dalam setiap kegiatan kami, berulang kami ingatkan untuk senantiasa menjaga kepatuhan,” katanya.
Sementara itu, Kapolsek Gondokusuman, AKP Surahman yang turut hadir mengatakan bahwa saat ini dalam prakteknya pembukaan hotel tetap mengikuti anjuran protokol kesehatan. Diamana kapasitas juga masih tetap dibatasi. Dalam hal ini pihak hotel juga terus berkewajiban untuk melapor setiap penyelenggaraan acara kepada satgas terdekat.
“Saat ini membuka kegiatan kapasitas 50 persen penggunjung hotel dengan memperketat prokes karena bagaimana pun juga kegiatan masyarakat wajib dimapirkan surat pemberitahuan,” katanya.