Kabupaten Tanah Laut di Kalimantan Selatan Bidik 400.000 Wisatawan pada 2024

0

ihgma.com – Pemerintah Kabupaten (pemkab) Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan, menargetkan 400.000-500.000 kunjungan wisatawan pada tahun 2024.

Hal ini diharapkan terwujud, usai Tanah Laut membuat beberapa strategi pariwisata, salah satunya dengan membuat film bertajuk When Love Calls From The Bottom of Borneo (WLCFBB).

Bupati Tanah Laut Sukamta mengatakan bahwa film yang proses produksinya dilakukan di beberapa destinasi Tanah Laut dan juga menggunakan sumberdaya lokal setempat ini, bisa menjadi ajang promosi yang tepat.

“Saya berharap setahun ke depan bisa 400.000 sampai 500.000 (wisatawan) ya dengan saya mem-branding melalui film ini. Saya harap tambahannya itu di luar Kalimantan Selatan,” ujar Sukamta saat ditemui di Bentara Budaya Jakarta seperti dikutip dari Kompas, Jumat (28/7/2023).

Bukit Telang. Tempat wisata di Pelaihari Kabupaten Tanah Laut – Foto by travelingyuk.com
Bukit Telang. Tempat wisata di Pelaihari Kabupaten Tanah Laut – Foto by travelingyuk.com

Adapun jumlah kunjungan wisatawan ke kabupaten tersebut pada tahun 2022 dan sebelumnya rata-rata berkisar sebanyak 300.000 wisatawan.

“Setiap tahun kunjungan wisatawan kami sekitar 300.000an orang, tapi itu sebagian besar (wisatawan) lokal, dan itu ada yang datang berulang-ulang,” terang dia.

Lebih lanjut, Sukamta mengakui bahwa angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Tanah Laut masih sangat kecil. Oleh karena itu, selain infrastruktur, ia menilai perlu adanya promosi lebih besar salah satunya melalui film tadi.

“Kami harap peningkatan signifikan dari wisatawan mancanegara, makanya saya mau mengikutkan film ini kalau bisa di festival mancanegara,” imbuhnya.

Pantai Takisung
Pantai Takisung

Sebagai informasi, film When Love Calls From The Bottom of Borneo (WLCFBB) merupakan genre drama yang produksinya banyak dilakukan di Kabupaten Tanah laut, seperti di Pantai Takisung dan Air Terjun Bajuin. Film ini direncanakan rilis pada Agustus 2023.

Bottom of Borneo, Tanah Laut di sisi bawah Kalimantan

Terkait dengan penamaan atau judul When Love Calls From The Bottom of Borneo, Sukamta mengungkapkan bahwa hal tersebut merupakan bagian dari branding, atau upaya membangun citra Tanah Laut.

Leave A Reply

Your email address will not be published.