Naik 250%, Sandiaga Uno Sukses Gaet Kunjungan Wisman Sepanjang 2022 Lampaui Target
ihgma.com, Jakarta – Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) mencatat total kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia sepanjang tahun 2022 mencapai 5,5 juta atau naik 250 persen jika dibandingkan tahun sebelumnya.
Sementara di bulan Desember 2022, total wisman mencapai 895 ribu kunjungan atau naik 447 persen jika dibandingkan bulan November 2022.
“Alhamdulillah, pencapaian kunjungan wisman sepanjang 2022 dan Desember 2022 melampaui target yang telah ditetapkan,” kata Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Uno saat The Weekly Brief with Sandi Uno di Jakarta (6/2) seperti dilansir Industry.
Menurut kebangsaan, wisman asal Singapura menjadi paling banyak datang ke Indonesia yang mencapai 20,15 persen. Berikutnya adalah Malaysia 17,89 persen, Australia 11,42 persen, Timor Leste 8,4 persen, dan India 5,61 persen.
Adanya peningkatan jumlah kunjungan wisman diiringi dengan kenaikan tingkat hunian kamar hotel klasifikasi bintang yang mencapai hampir 57 persen atau 5,33 poin dibandingkan tahun 2021.
“Ini juga diikuti dengan rata-rata lama menginap tamu (wisman) yang tercatat 1,62 hari naik dibandingkan tahun sebelumnya (2021),” ucap Sandiaga.
Tahun ini, Jelas Menparekraf, pihaknya tak hanya menargetkan manarik sebanyak-banyaknya wisman asal China, tetapi juga wisman asal India yang masuk radar serius Kemenparekraf.
Berdasarkan catatan Kemenparekraf, India berada di posisi ke-5 negara dengan kunjungan wisman ke Indonesia.
“Tanpa penerbangan langsung, India sudah masuk posisi lima dari kunjungan wisatawan mancanegara dengan total 5,61 persen. Mereka harus transit di beberapa negara, Vietnam, Kuala Lumpur, Singapura, dan Bangkok. Kami membayangkan bagaimana jika ada penerbangan langsung,” papar Sandi.
Oleh karenanya, lanjut Menteri Sandi, pihaknya akan berkoordinasi dengan Kementerian Perhubungan (Kemenhub) untuk menyediakan penerbangan langsung dari India.
“Jadi India ini kami akan langsung berkoordinasi dengan Kemenhub. Mereka juga sangat ingin untuk memulai penerbangan langsung ke Indonesia. Kita sudah harus siap,” jelas Sandiaga Uno.
Menurutnya, wisatawan asal India menyukai Bali sebagai destinasi pernikahan. Para pelaku industri wedding organizer di India menyatakan, Bali sangat cocok karena memiliki art dan kebudayaan yang sama.
“Karena Bali punya art, culture yang sama, spiritualitasnya juga ada, dan dari segi biaya ini sangat terjangkau untuk para konsumen wedding destination dari India. Jadi itu adalah dua negara dengan jumlah wisman terbesar yang datang ke Tanah Air,” tutup Sandiaga Uno.