Jelang Momen Nataru, Sandiaga: Event Musik dan Tahun Baru Boleh Kembali Diadakan

0

ihgma.com – Perayaan Tahun Baru sudah di depan mata, biasanya Ibu Kota Indonesia, DKI Jakarta, kerap menghadirkan event-event untuk membuat meriah perayaannya.

Namun, semenjak pandemi COVID-19 melanda dunia, semua event-event tersebut tidak diadakan, karena berkaitan dengan masalah pembatasan dan aturan selama adanya pandemi COVID-19.

Lalu, setelah kasus COVID-19 melandai, apakah event-event Tahun Baru yang biasanya diadakan di pusat Kota Jakarta akan kembali diadakan?

Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Indonesia, Sandiaga Uno, mengatakan berdasarkan arahan dari Presiden Jokowi, serta menampung masukan dari semua kementerian dan lembaga TNI Polri, event Nataru boleh kembali diadakan.

“Arahan dari Bapak Presiden, serta mendapatkan dan menampung masukkan dari semua kementerian, lembaga TNI Polri, maka event Nataru, khususnya yang berkaitan dengan event kebudayaan, event musik, event Tahun Baru lainnya boleh dilakukan,” kata Sandiaga Uno, dalam acara Weekly Press Briefing with Sandi Uno seperti dilansir Kumparan, Senin (19/12).

Menparekraf Sandiaga Uno berbincang dengan puluhan pelaku UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Hotel Bukit Pelangi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara. Foto: Dok. Istimewa
Menparekraf Sandiaga Uno berbincang dengan puluhan pelaku UMKM dan Industri Kecil Menengah (IKM) di Hotel Bukit Pelangi, Kecamatan Ternate Selatan, Kota Ternate, Maluku Utara. Foto: Dok. Istimewa

Demi memuluskan acara dan event Tahun Baru nanti, Kemenparekraf akan berkoordinasi langsung dengan Disparekraf dan Pemprov DKI Jakarta, terkait event-event tersebut.

Namun, karena sudah dua tahun tidak melakukan event besar Tahun Baru, ada hal yang harus dikendalikan di luar dari sisi pandemi COVID-19 itu sendiri.

“Kami tentunya menyampaikan bahwa walaupun kita sekarang mengendalikan dari sisi pandemi, tapi tentunya bergeser dari aspek kesehatan ke keselamatan dan keamanan. Jadi, kalau mau kegiatan di Monas, Bundaran HI, dan sebagainya, harus memastikan aspek keselamatan dan keamanan,” ujar Sandiaga.

Aspek-aspek yang perlu diperhatikan itu termasuk crowd control, evacuation plan, dan early warning system. Tentunya ada banyak hal yang harus dipersiapkan dengan matang agar event-event tersebut berjalan sebagaimana mestinya.

“Kepentingan aspek-aspek ini akan dipastikan dan dikoordinasikan oleh pihak kementerian dan pemprov, juga bekerja sama dengan teman-teman di Polri, serta TNI,” pungkasnya.

Leave A Reply

Your email address will not be published.