Diamond Princess, Kapal Pesiar yang Sempat Jadi Episentrum Covid-19 Kembali Berlayar
ihgma.com, Jakarta – Diamond Princess, kapal pesiar yang dikenal saat awal pandemi Covid-19 melanda dunia, akhirnya berlayar lagi. Kapal membawa 2.670 tamu dan berlayar dari pelabuhan barunya di San Diego pada Ahad, 20 November lalu.
Princess Cruises, selaku operator mengatakan kapal itu sekarang diklasifikasikan sebagai kapal MedallionClass, mencakup fitur-fitur seperti entri kabin tanpa kunci, petunjuk arah belokan demi belokan untuk menavigasi kapal dan kemampuan memesan makanan, minuman dan lainnya untuk pengiriman melalui aplikasi.
“Memindahkan Diamond Princess ke tujuan yang luar biasa seperti San Diego dan sekarang memberi penggemar pantai barat kami empat tempat yang nyaman untuk berkendara dari titik keberangkatan California untuk menikmati Original Love Boat adalah kombinasi yang luar biasa,” kata John Padgett, Presiden Princess Cruises, dalam sebuah pernyataan seperti dilansir Tempo.
Hingga Februari 2023, Diamond Princess akan mengarungi perjalanan lima hingga 16 hari di sepanjang Riviera Meksiko, pantai California dan ke pulau-pulau Hawaii. Pada 27 November, kapal juga akan berlayar selama 20 hari ke Amerika Tengah. Setelah itu, kapal akan kembali ke Jepang.
Pada awal 2020, Diamond Princess menjadi salah satu episentrum besar penyebaran Covid-19. Ratusan penumpang dan awak pun dikarantina di atas kapal pesiar yang berlabuh di Pelabuhan Yokohama, Jepang selama dua pekan. Di dalamnya juga sempat ada sekitar 78 WNI yang menjadi awak kapal.
Hampir bersamaan dengan itu, Jepang berencana kembali menyambut kapal pesiar setelah menerapkan larangan selama hampir 3 tahun. Saat pelayaran dilanjutkan, Jepang akan mewajibkan semua kru untuk mendapatkan vaksin booster 9 dan akan meminta sebagian besar penumpang untuk mendapatkan setidaknya dua suntikan.